Pendampingan penerapan teknologi pengolahan ikan di Desa Selok Awar-Awar dilatarbelakangi oleh tingginya potensi sumber daya perikanan yang belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga nilai ekonomi produk ikan rendah. Masyarakat setempat umumnya masih menerapkan metode pengolahan tradisional yaitu ikan bakar yang kurang efisien dan menghasilkan produk dengan daya saing rendah. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam teknologi pengolahan ikan, agar mampu menghasilkan produk bernilai jual tinggi dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pelatihan langsung mengenai teknik pengolahan ikan yaitu kerupuk ikan, serta pemahaman tentang pengemasan dan pemasaran yang menarik. Selain itu, pendampingan juga diberikan dalam aspek manajemen usaha, agar masyarakat dapat mengelola kegiatan ekonomi secara berkelanjutan. Setiap sesi pelatihan dilengkapi dengan praktik langsung, diskusi, dan evaluasi untuk memastikan pemahaman yang mendalam. Untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan, dilakukan pengujian awal (pre-test) dan akhir (post-test). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam pengolahan ikan sebanyak 39% dan pemahaman yang lebih baik tentang manajemen usaha. Produk olahan yang dihasilkan memiliki nilai jual yang lebih tinggi, sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan dan membuka peluang usaha baru. Program ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi Desa Selok Awar-Awar dengan memanfaatkan potensi perikanan lokal secara optimal