Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Wisata Halal di Desa Kemiri, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang Noor, Iswan; Muttaqin, Aminnullah Achmad; Mustaqilla, Nazhira; Prasetyo, Aisyabilillah Mutiarawati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1.1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.1.4737

Abstract

Pengembangan pariwisata halal telah menjadi fokus pemerintah Indonesia sebagai tanggapan terhadap tren pertumbuhan dan preferensi wisatawan Muslim yang semakin meningkat. Desa Kemiri yang terletak di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, menawarkan potensi besar sebagai destinasi wisata halal yang menarik. Potensi alam berupa DAS brantas dan ladang persawahan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal dan mendukung pengembangan pariwisata halal yang berkelanjutan. Namun, pemahaman masyarakat akan konsep pengembangan wisata halal masih sangatlah rendah. Sehingga, berdampak pada rendahnya minat dan kemampuan mereka dalam memaksimalkan potensi tersebut.  Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan konsep pariwisata yang berbasis halal melalui sosialisasi. Pengabdian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode Participatory Action Research (PAR). Pemahaman masyarakat sebelum dan sesudah kegiatan sosialisasi dapat dilihat dari hasil pengisian kuisioner yang diuji menggunakan metode Uji Paired T-Test. Hasil pengujian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman masyarakat saat sebelum dan sesudah sosialisasi. Sosialisasi wisata halal yang dilaksanakan memiliki dampak positif terhadap pemahaman masyarakat mengenai konsep wisata halal. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis halal di Desa ini. Keberhasilan sosialisasi ini juga dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan potensi wisatanya. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut tentu diperlukan adanya kolaborasi yang kuat dari semua pihak dan upaya berkelanjutan dalam mengatasi berbagai tantangan yang ada.
Ar-Rahnu Energy Cooperative (AREC): A Community-Based Microfinance Model for Green Development in Indigenous Aceh Mustaqilla, Nazhira
Indonesian Journal of Energy Vol. 9 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Energy
Publisher : Purnomo Yusgiantoro Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33116/ije.v9i1.290

Abstract

The tradition of gold dowries in Aceh has resulted in women owning significant amounts of gold, yet these assets often remain unproductive and are merely stored as passive savings. This study explores the Gala or Ar-Rahnu or Jeulamee tradition and proposes a community-based financing model that optimizes unproductive gold as capital for Energy Independent Villages in Aceh. The novelty of this research lies in introducing Jeulamee as an alternative financing mechanism for renewable energy. This approach has not been previously examined while designing a closed-loop ecosystem to ensure sustainable energy production at the community level. Employing a mixed methods approach, including Location Quotient, Dynamic Location Quotient, Shift Share, and Input-Output analysis, the study identifies strategic sectors for sustainable energy development and formulates the Ar-Rahnu Energy Cooperative concept. By integrating Islamic microfinance, indigenous cultural practices, and blockchain-based gold tokenization, this research contributes to the literature on green financing while offering practical implications for women’s economic empowerment, improved access to clean energy, and the advancement of inclusive and sustainable energy transitions in indigenous communities.