Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Keamanan Data Dalam Telematika Hukum: Antara Privasi dan Transparansi Syailendra Putra, Moody Rizqy; Purwanti, Puja Ayu; Istisofani, Aulia Salma
Jurnal Akuntansi Hukum danĀ Edukasi Vol 1, No 2 (2024): November 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v1i2.3875

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan data hukum. Artikel ini menganalisis keamanan data dalam konteks telematika hukum, dengan fokus pada keseimbangan antara privasi dan transparansi. Melalui pendekatan yuridis normatif dan analisis deskriptif, penelitian ini mengkaji regulasi, tantangan, dan solusi potensial dalam menjaga keamanan data hukum di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dalam mengimplementasikan sistem keamanan data yang efektif, terutama dalam menyeimbangkan kebutuhan akan privasi dan tuntutan transparansi. Diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan aspek hukum, teknologi, dan etika untuk menciptakan ekosistem telematika hukum yang aman dan terpercaya.
Shadow Tax Phenomenon In Indonesian Tax Law: Analysis Of Non-State Levies In Residential Areas Istisofani, Aulia Salma
JURNAL MAHASISWA YUSTISI Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jurmayustisi.v4i1.2580

Abstract

This study examines the phenomenon of shadow tax within the framework of Indonesian tax law, focusing on levies imposed by non-state entities in residential areas. The primary issue addressed is the legality of additional charges on clean water services that are unilaterally and coercively imposed by residential management bodies. Using a normative legal method combined with a case study approach, this research evaluates whether such practices comply with the principles and elements of taxation. The findings reveal that these levies substantively resemble taxes due to their mandatory nature, collective imposition, and recurring financial burden. However, they lack formal legitimacy because they are not based on statutory provisions as required under Article 23A of the 1945 Constitution of Indonesia. The layered cost structure (20%, 5%, and 5%) creates a double financial burden for residents and violates key principles of taxation, including legality, legal certainty, fairness, and utility. Therefore, such practices can be classified as shadow taxes, which harm the public and blur the boundaries between state authority and private actors in public revenue collection.