Asbath Said
Prodi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Status Gizi ibu menyusui sebagai pencegahan penyakit Stunting di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan Muhammad Isrul; Asbath Said; Rina Andriani; Dwi Wulandari Ningtias; Leniarti Ali; Bromo Kusumo Achmad; Juslan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/zg9s4d83

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan gizi yang menjadi perhatian utama dunia. Stunting mulai terjadi sejak janin masih di dalam kandungan dan akan terlihat saat berusia dua tahun atau biasa dikenal dengan 1000 HPK. Masalah gizi pada anak perlu adanya perhatian khusus disebabkan memberikan dampak perkembangan fisik, motorik dan mentalnya. Tujuan kegiatan pengabdian ini Untuk meningkatkan pemahaman  masyarakat mengenai makanan penunjang bagi ibu menyusui dalam meningkatkan produksi ASI. Pengabdian ini menggunakan metode pendidikan kesehatan tentang pencegahan stunting dengan media slide/power point  dan media cetak (leaflet) pada 17 orang masyarakat. Terdiri dari wanita usia subur, ibu hamil, dan ibu menyusui di desa wonua jaya kecamatan moramo. Peserta penyuluhan kesehatan cukup antusias mengikuti penyuluhan dengan  adanya sesi pemberian kuesioner. Hal ini untuk mengukur tingkat pengetahuan masyarakat mengenai stunting dan pemberian makanan penunjang yang tepat bagi ibu menyusui dalam meningkatkan produksi ASI. Hasil yang didapatkan  yaitu tingkat pengetahuan masyarakat meningkat dengan adanya perbedaan berat badan sebelum intervensi dan sesudah. Sebesar 3 % Dengan demikian dapat disimpulkan program pengabdian ini terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Melalui Kegiatan Edukasi Mengenai Gejala Demam Berdarah Dengue dan Upaya Pencegahannyadi SMAN 5 Kendari Sitti Masriwati; La Ode Saltar; Heltty; Asbath Said; Nawawi; Apriyanti; Hasnia Dina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/s22d4p92

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Negara Indonesia merupakah salah satu negara endemik dimana kasus demam berdarah dengue setiap tahunnya selalu terjadi peningkatan kasus dan terjadi kejadian luar biasa di berbagai kota. Provinsi sulawesi tenggara khususnya kecamatan baruga merupakan salah satu daerah  yang angka kejadiannya meningkat di tahun 2024 (bulan januari dan februari) dan paling banyak menyerang anak sekolah (SD, SMP dan SMA). Dan berdasarkan wawancara dari beberapa siswa-siswi ditemukan masih banyak siswa siswa yang kurang paham tentang Gejala Demam Berdarah Dengue terutama tentang upaya pencegahannya. Siswa/siswi juga menyampaikan bahwa edukasi atau promosi kesehatan untuk upaya peningkatan pengetahuan tentang penyakit demam berdarah dengue belum pernah dilakukan dari pihak manapun. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya siswa siswi SMAN 5 Kendari tentang gejala Demam Berdarah Dengue dan Upaya pencegahannya. Hasil evaluasi pengabdian masyarakat diperoleh bahwa siswa-siswi yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah memahami tentang apa itu demam berdarah dengue terutama penyebab Demam Berdarah Dengue, upaya penanganan serta pencegahanya.