Arie Setiawan
Universitas Kristen Satya Wacana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Board Game Sebagai Media Pembelajaran Tentang Pendakian Gunung Giovanni Aprelianto; Arie Setiawan; Jason Jason Prestilliano
Jurnal Desain Komunikasi Visual Asia Vol 6 No 01 (2022): Jeskovsia 6.1
Publisher : Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat STMIK Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jeskovsia.v6i01.742

Abstract

Prosedur pendakian dalam pendakian gunung sangatlah penting dan cara pendaki agar dapat terhindar dari kecelakaan pendakian. Meskipun sudah banyak media web ataupun media sosial yang mengajarkan tentang hal ini namun sebagian besar pendaki awam masih mengabaikan dan tidak menerapkan prosedur pendakian dalam pendakian mereka terutama pada kalangan anak muda. Kesadaran mengenai prosedur pendakian yang tepat harus ditumbuhkan kepada anak muda agar dapat menerapkan prosedur pendakian dengan baik dan tepat. Tujuan penelitian ini untuk merancang board game ”Mountainance” sebagai media pembelajaran dan menumbuhkan kesadaran pendaki awam untuk kalangan anak muda mengenai prosedur pendakian gunung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, strategi linear dan pendekatan kombinasi. Hasil penelitian ini adalah anak muda menjadi lebih sadar akan prosedur pendakian setelah memainkan board game “Mountainance”.
Perancangan Board Game Sebagai Media Pengenalan Jamu Bagi Anak Usia 9-12 Tahun Vioni Intan Prayogo; Arie Setiawan; Birmanti Setia Utami
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 2 No. 4 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v2i4.5121

Abstract

Jamu merupakan obat tradisional Indonesia yang termasuk dalam warisan budaya takbenda yang jarang dikenal anak-anak. Penelitian ini bertujuan merancang board game edukatif bertema jamu untuk anak usia 9-12 tahun. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara dengan peramu jamu, kuesioner kepada siswa sekolah dasar, serta uji coba kepada ahli game, guru dan siswa. Permainan dirancang dengan mekanik set collection agar pemain dapat mempelajari berbagai jenis jamu, bahan penyusunnya, dan khasiatnya secara menyenangkan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa permainan memiliki desain yang menarik, aturan yang mudah dipahami, durasi yang sesuai, serta konten yang akurat. Board game Cure or Lose dinilai efektif untuk mengajarkan anak-anak tentang jamu sekaligus mendukung upaya pelestarian budaya jamu Indonesia.