Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Utilization Pattern of Capture Fisheries in the Limited Utilization Zone of the Gili Matra Marine Protected Area in West Nusa Tenggara Province Rowi Ashari; Soraya Gigentika; Sitti Hilyana; Martanina Martanina
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jpk.v14i1.27697

Abstract

location for capture fisheries activities. However, the management has not yet assessed the area's utilization for capture fisheries activities, necessitating research on the utilization pattern of capture fisheries in the Gili Matra conservation area. This research aims to identify the types of fishing gear used and analyze the size of the dominant fish caught in the Gili Matra marine protected area. This research was conducted from February to April 2024. Data were collected through interviews with respondents and by measuring the length of the fish. The respondents in this study were groups of fishermen who caught fish within the limited utilization zone, selected using the accidental sampling method. The number of fish samples measured in this study was 30 individuals for each fish species. The fish species measured were the dominant species caught in the Gili Matra marine protected area. The data were analyzed using descriptive analysis and length frequency analysis. The study results showed fishermen use bottom handlines, gillnets, and spearguns to catch fish within the limited utilization zone in the Gili Matra marine protected area. The dominant fish species caught in the area were Lutjanus gibbus, Siganus virgatus, and Parepeneus indicus. Almost all of these fish species had capture sizes larger than the length at first maturity.
Konsentrasi Dan Distribusi Nutrien Nitrat, Fosfat, Dan Amoniak Di Perairan Seruni Mumbul, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat Zulfana Putri; Chandrika Eka Larasati; Soraya Gigentika; Muslihuddin Aini; Misbahul Umam; Syaeful Bachri
Arborescent Journal Vol 3 No 3 (2026): Juni - September (In Progress)
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/arj.v3i3.1737

Abstract

Perairan pesisir menerima berbagai masukan nutrien dari lingkungan sekitar sehingga konsentrasi nitrat, fosfat, dan amoniak dapat menunjukkan variasi spasial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi dan distribusi spasial nitrat, fosfat, dan amoniak serta menggambarkan kondisi fisika-kimia perairan di Perairan Seruni Mumbul, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Penelitian dilakukan pada tiga stasiun dengan dua kali ulangan pada April 2026. Parameter fisika-kimia yang diukur meliputi suhu, pH, salinitas, dan kecerahan, sedangkan parameter nutrien meliputi nitrat, fosfat, dan amoniak. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan nilai rata-rata dan standar deviasi untuk menggambarkan variasi konsentrasi antarstasiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu berkisar antara 32,90–33,70 °C, pH 7,33–7,49, salinitas 20,00–25,00‰, dan kecerahan 0,80–3,80 m. Konsentrasi nitrat berkisar antara 0,63–0,84 mg/L, dengan nilai tertinggi pada Stasiun 3 sebesar 0,84 ± 0,06 mg/L. Konsentrasi fosfat berkisar antara 0,00–0,03 mg/L dan amoniak berkisar antara 0,00–0,04 mg/L, dengan konsentrasi tertinggi keduanya ditemukan pada Stasiun 2, masing-masing sebesar 0,03 ± 0,04 mg/L dan 0,04 ± 0,01 mg/L. Hasil tersebut menunjukkan adanya variasi spasial konsentrasi nutrien antarstasiun. Variasi tersebut dapat diinterpretasikan dalam konteks perbedaan kondisi fisika-kimia dan karakteristik lingkungan perairan, tetapi tidak dapat digunakan untuk menentukan sumber maupun hubungan sebab-akibat karena penelitian ini tidak mengukur beban masukan nutrien, bahan organik, laju transformasi nutrien, dan hidrodinamika secara langsung. Hasil penelitian menyediakan baseline data mengenai konsentrasi dan distribusi spasial nitrat, fosfat, dan amoniak yang dapat menjadi dasar pemantauan kondisi nutrien serta penelitian lanjutan di Perairan Seruni Mumbul.