Ikhwan Nasution
UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Hierarki Pengaruh Dalam Manajemen Komunikasi Media Medan Bisnis Daily Di Era Digital Ikhwan Nasution; Sholeh Fikri; Mohd Rafiq
Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah Vol 2, No 1 (2024): Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ittishol.v2i1.12869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hierarki pengaruh dalam manajemen komunikasi media Medan Bisnis Daily di tengah persaingan media di era digital. Dengan mengambil fokus masalah bagaimana manajemen komunikasi media Medan Bisnis Daily untuk menghadapi persaingan bisnis di era digital. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis teori hierarki Shoemaker dan Reese. Data yang dikumpulkan atau diperoleh dari observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi yang kemudian data tersebut telah diuji keabsahannya melalui teknik teriagulasi. Dari hasil penelitian menemukan bahwa media Medan Bisnis Daily lebih dominan dipengaruhi oleh level rutinitas dalam kerangka teori analisis pengaruh sebagaimana digagas oleh Shoemaker dan Reese, meskipun level individu, organisasi, ektramedia dan ideologi juga memberikan pengaruh yang positif. Manajemen komunikasi yang dilakukan Medan Bisnis Daily dalam mengelola media lebih efektif dengan mengunakan media sosial sebagai alat komunikasi termasuk rapat-rapat redaksi tanpa harus tatap muka. Kebijakan-kebijakan redaksi dilakukan secara daring melalui grup media sosial seperti grup WhatsApp. Strategi manajemen komunikasi Medan Bisnis Daily lebih kepada peningkatan level rutinitas dan individu, pelatihan dan juga pola kemitraan. Menjadikan iklan, kerjasama pemberitaan dan follower sebagai sumber pemasukan perusahaan tanpa mempengaruhi independensi media.