Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH KETINGGIAN AMBANG OUTLET TERHADAP TINGGI HWL DAN WAKTU PENGOSONGAN WADUK DENGAN MENGGUNAKAN HEC-RAS 2D Sutrisno Sutrisno; Heri Suprapto; Febry Mandasari
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 23, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2024.v23i2.13642

Abstract

Bangunan pengendalian banjir merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya banjir. Waduk Belibis (Rentensi) merupakan salah satu bangunan pengendali banjir. skema pengendalian banjir pada lingkup waduk juga sangat berpengaruh agar terciptanya fungsi waduk yang optimal. Simulasi pengendalian banjir salah satunya adalah menampung debit air pada kolam atau waduk terlebih dahulu. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tinggi ambang outlet (spillway) pada High Wate Level (HWL) dan waktu pengosongan waduk. Metode pengumpulan data dilakukan orientasi lapasangan secara langsung, kemudian pengumpulan data sekunder termasuk peta dan data curah hujan. Metode Analisis tahapan digolongkan dengan pemodelan hidrologi dan hidrolika yang terdiri dari analisa curah hujan, pengukuran luas DAS, pengukuran kemiringan limpasan, analisa koefisien limpasan, modeling HEC-HMS dan modeling HECRAS. Analisis data terdiri atas analisa curah hujan rencana dengan metode Log Person III dan didapatkan Q25 sebesar 322 mm. Analisa debit banjir menggunakan data curah hujan di stasiun Sunter Kodamar, stasiun Rorotan dan stasiun Pulo Gadung dengan periode pencatatan tahun 2010 s/d 2020. Perhitungan debit banjir menggunakan program HEC-HMS dengan total luas wilayah 70 ha yang menghasilkan berupa data hydrograph dengan debit maksimal 11,2 m3/S dari Gubug Genteng dan 19,5 m3/S dari Kali Progo. Untuk hasil tinggi muka air dan lama waktu pengosongan waduk disimulasi menggunakan HEC-RAS 2D dengan berbagai skenario. Dari simulasi dengan berbagai skenario dengan mengubah ketinggian ambang pelimpah outlet waduk dihasilkan perbedaan pada tinggi HWL dan waktu pengosongan waduk. Perbedaan tinggi HWL waduk berkisar 3 – 9 mm pada setiap skenario, sedangkan perbedaan kecepatan waktu pengurasan 1,6 – 3 jam pada setiap skenario.
DETERMINASI KEPUASAN NASABAH PRIORITAS: KUALITAS LAYANAN, LOKASI DAN FASILITAS Sutrisno Sutrisno; Windi Astuti
Jurnal Aplikasi Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Aplikasi Perpajakan
Publisher : Jurnal Aplikasi Perpajakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jap.v7i1.575

Abstract

The banking industry in Indonesia is becoming increasingly competitive due to the growing digitization of financial services, changes in consumer behavior, and demands for high-quality service. As a result, banks are competing not only through the financial products and services they offer but also through their ability to create service experiences that meet customers’ needs and expectations. This study aims to analyze and determine the influence of service quality, location, and facilities on the satisfaction of priority customers at BCA Indramayu. The statistical tests used include Multiple Linear Regression, the T-test (partial), the F-test (simultaneous), and the coefficient of determination (R^2). The data used in this study were collected via a questionnaire from 100 valid respondents. The sampling method employed was non-probability sampling using a purposive sampling technique. The results of this study indicate that service quality does not have a significant effect on priority customers of Bank BCA, whereas location and facilities have a significant partial effect on the satisfaction of priority customers of Bank BCA Indramayu. Furthermore, the variables of service quality, location, and facilities have a significant simultaneous effect on the satisfaction of priority customers of Bank BCA Indramayu.