Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Strengthening Energy Literacy through Renewable Energy Socialization for Coastal Communities Pipit Puspitasari; Wahyu Hanaldi; Rizqy Renafasih Alinra; Mardini Hasanah; Chandra Arie Nugrahanto; Sriyatun
TAAWUN Vol. 6 No. 01 (2026): TA'AWUN FEBRUARY 2026
Publisher : Pusat Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Fattah Siman Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/taawun.v6i01.1165

Abstract

This community service program aims to increase understanding and acceptance of renewable energy technology among coastal communities on Bungin Island, Sumbawa Regency, one of the world's most densely populated islands. Despite its enormous solar energy potential, the local community still relies on conventional energy sources, making it economically vulnerable and having a low level of energy security. By applying the Participatory Action Research (PAR) framework, this community service program involved key community stakeholders, including village officials, fishermen's groups, and 20 MSMEs, by conducting a structured three-stage intervention: diagnostic needs assessment through Focus Group Discussions (FGDs), interactive economic literacy education using Levelized Cost of Energy (LCOE) analysis, and direct technical demonstrations of rooftop solar power plants (PLTS). This intervention successfully brought about positive behavioral changes by breaking down psychological barriers related to cost and technological complexity. Specifically, the program empowered local fisheries MSMEs to view renewable energy not as a financial burden but as a strategic asset to reduce production costs and enable “eco-branding” of their products. This activity fostered strong pentahelix collaboration among academics, village governments, and local business groups and built a validated model for the energy transition at the grassroots level. This paper contributes to the literature by providing replicable community engagement strategies to accelerate renewable energy adoption in densely populated, land-constrained island regions, bridging the gap between national energy policy and community readiness.
DETERMINAN RELIGIUSITAS, KEPERCAYAAN, DAN PERSEPSI MANFAAT SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP MINAT MENABUNG MAHASISWA Nurul Hidayah; Sriyatun
Jurnal Akunida Vol. 12 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jakd.v12i1.24863

Abstract

Rendahnya konversi literasi keuangan syariah menjadi inklusi perbankan syariah menunjukkan bahwa perilaku menabung mahasiswa masih menjadi isu penting dalam akuntansi perbankan, khususnya pada pemanfaatan layanan digital yang akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh religiusitas, kepercayaan, dan persepsi manfaat sistem informasi akuntansi terhadap minat menabung mahasiswa di Bank Syariah Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kausal terhadap 100 mahasiswa aktif Universitas Teknologi Sumbawa yang dipilih melalui purposive sampling. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert empat poin dan dianalisis dengan regresi linear berganda berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menabung (B = 0,289; p = 0,002), kepercayaan berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan (B = -0,139; p = 0,255), sedangkan persepsi manfaat menjadi variabel paling dominan dan berpengaruh positif signifikan (B = 0,434; p = 0,000). Model mampu menjelaskan 43,6% variasi minat menabung. Temuan ini menunjukkan bahwa minat menabung mahasiswa terutama dibentuk oleh manfaat praktis layanan dan nilai religius, sementara kepercayaan telah menjadi ekspektasi dasar, bukan faktor pembeda utama.
Pengaruh Intensitas Harapan, Persepsi Risiko, Dan Perilaku Judi Online Terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa Rian Sahriantara; Sriyatun
Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jira.v12i1.1290

Abstract

— Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal yang bertujuan untuk menguji pengaruh intensitas harapan, persepsi risiko, dan perilaku judi online terhadap perilaku keuangan mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa yang berjumlah 100 responden, yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden, kemudian dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 25. Hasil analisis data menunjukkan bahwa intensitas harapan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa, persepsi risiko berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa, sedangkan perilaku judi online berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa.
Pengaruh Literasi Keuangan Dan Gaya Hidup Terhadap Pengelolaan Keuangan Ibu Rumah Tangga (Studi Kasus Desa Perate Kabupaten Sumbawa) Aulia Vina Febriana; Sriyatun
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9sa5m228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan gaya hidup terhadap pengelolaan keuangan ibu rumah tangga di Desa Perate, Kabupaten Sumbawa. Menggunakan pendekatan asosiatif kuantitatif, data dikumpulkan dari ibu rumah tangga di Desa Perate melalui kuesioner terstruktur. Literasi keuangan diukur melalui pemahaman perencanaan anggaran, tabungan, dan pengelolaan utang, sedangkan gaya hidup dinilai berdasarkan pola konsumsi dan prioritas pengeluaran. Pengelolaan keuangan dievaluasi melalui indikator perencanaan anggaran, pengendalian pengeluaran, dan pengambilan keputusan keuangan. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap pengelolaan keuangan (t-hitung = 6,342, p = 0,000), artinya semakin tinggi literasi keuangan maka semakin baik pengelolaan keuangan. Gaya hidup juga berpengaruh positif (t-hitung = 2,276, p = 0,025), menunjukkan bahwa gaya hidup yang lebih tertib dan berorientasi kebutuhan meningkatkan pengelolaan keuangan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan (F-hitung = 21,662, p = 0,000) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,348, artinya 34,8% variasi pengelolaan keuangan dijelaskan oleh literasi keuangan dan gaya hidup. Penelitian menyimpulkan bahwa literasi keuangan merupakan faktor dominan yang memengaruhi pengelolaan keuangan ibu rumah tangga di wilayah pedesaan. Implikasinya, diperlukan program edukasi keuangan yang terstruktur untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan ibu rumah tangga di komunitas pedesaan.
Analisis Dampak Penerapan Tarif Efektif Rata-Rata (TER) Terhadap Pemotongan PPH Pasal 21 Karyawan Diskoperindag Kabupaten Sumbawa Indrisetya Handayani; Sriyatun
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/f0vefd33

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak penerapan kebijakan Tarif Efektif Rata-Rata (TER) terhadap pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 pada karyawan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DISKOPERINDAG) Kabupaten Sumbawa. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Fokus penelitian adalah membandingkan efisiensi administrasi dan persepsi keadilan pemotongan pajak sebelum dan setelah penerapan TER yang diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2023 dan Peraturan Menteri Keuangan No. 168 Tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TER telah menyederhanakan proses perhitungan, meningkatkan efisiensi administrasi bagi bendahara pengeluaran, serta menjamin kepatuhan prosedural di bawah pengawasan Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK). Besaran nominal pemotongan PPh 21 tidak mengalami perubahan signifikan bagi pegawai di berbagai tingkat jabatan, menunjukkan bahwa kebijakan ini mempertahankan keadilan vertikal, di mana pegawai berpenghasilan lebih tinggi menanggung beban pajak yang proporsional lebih besar. Persepsi keadilan pegawai cenderung positif. Namun, penelitian mencatat bahwa pemahaman konseptual TER di kalangan pelaksana masih bersifat operasional berdasarkan arahan teknis dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama setempat. Disimpulkan bahwa TER berhasil menyederhanakan administrasi perpajakan tanpa mengubah beban pajak secara substansial atau mengabaikan prinsip tarif progresif dan keadilan fiskal dalam konteks pemerintah daerah.
Pengaruh Penggunaan QRIS dan Literasi Keuangan Digital Terhadap Pendapatan UMKM di Kabupaten Sumbawa Nurung; Sriyatun
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/g6mtxt09

Abstract

Perkembangan teknologi di era digital telah memberikan kemudahan ke dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam hal komunikasi, transportasi, serta sektor keuangan. Perubahan yang terjadi di dalam sektor keuangan ini salah satunya ialah inovasi teknologi pembayaran non-tunai atau QRIS. Namun, tidak semua pelaku UMKM mampu beradaptasi dengan digitalisasi transaksi dan pengelolaan keuangan, sehingga memunculkan perbedaan dalam efektivitas usaha dan pencapaian pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan QRIS dan literasi keuangan digital terhadap pendapatan UMKM di Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuisioner kepada pelaku UMKM, populasi dalam penelitian ini sebanyak 1.362, penentuan sampel menggunakan rumus slovin dengan total sampel sebanyak 100 responden dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan QRIS dan literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM secara parsial maupun simultan, yang berarti semakin optimal penggunaan QRIS dan semakin baik literasi keuangan digital pelaku UMKM, maka semakin tinggi potensi peningkatan pendapatan usaha. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkuat kajian digitalisasi sektor UMKM serta implikasi praktis bagi pelaku usaha, pemerintah, dan penyedia layanan keuangan dalam mendorong literasi digital dan adopsi sistem pembayaran berbasis teknologi guna mendukung peningkatan pendapatan UMKM di era digital.