Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBERDAYAAN USAHA EKONOMI PRODUKTIF DESA SUDIMARA Ratna Pujiastuti; Siti Muntahanah
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v1i1.5

Abstract

Tujuan adanya kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk membantu pelaku Usaha Ekonomi Produktif dalam pengelolaan Bank Sampah dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, sehingga usaha yang dijalankan dapat berjalan keberlanjutan dan dapat memperoleh keuntungan sehingga dapat mensejahterakan pengurus usaha. Kegiatan ini diselenggarakan oleh tim pengabdian masyarakat Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Wijayakusuma Purwokerto di Desa Sudimara Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Penyuluhan dan tanya jawab terkait pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga dan strategi mengoptimalkan sampah menjadi nilai tambah merupakan metode yang digunakan dalam kegiatan ini. Hasil pengabdian pada masyarakat adalah adanya kesempatan bagi masyarakat Desa Sudimara khususnya ibu-ibu rumah tangga dan karang taruna untuk dapat memanfaatkan sampah secara bijak. Selain itu, dibutuhkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam mengelola sampah sehingga sampah dapat dimanfaatkan dan dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat produk kerajinan yang bisa menghasilkan nilai tambah. Kata kunci : Pemberdayaan, Usaha Ekonomi Produktif, Bank Sampah
PENTINGNYA MEREK DAN KUALITAS PRODUK BAGI UMKM DI DESA CIBEREM, KECAMATAN SUMBANG Dian Safitri Pantja Koesoemasari; Wisnu Wijayanto; Ratna Pujiastuti
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v1i1.7

Abstract

Tujuan pengabdian untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya merek dan kualitas produk bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Memberikan pendampingan untuk memberi pemahaman pentingnya merek dan menjamin kualitas produk yang ditawarkan, sebagai aset tak kasat mata. Metode yang digunakan ada dengan metode ceramah dari tim pengabdian dan diskusi tentang materi pengabdian. Pada pelaksanaan kegiatan dilakukan pre-test dan post-test secara lisan. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui pemahaman pemilik dan karyawan tentang pentingnya merek dan kualitas produk. Hasil pengabdian adalah pemilik usaha Fionna Cake mengganggap merek hanya sebagai pengenal produk, tetapi sudah memahami perlunya mempertahankan merek dan selalu berusaha mempertahankan kualitas produk yang diproduksi. Selain itu, pemilik usaha perlu mempersempit lini produk pada bauran produknya agar dapat membatasi permintaan konsumen. Lini produk yang panjang menyebabkan tidak efektifnya pengenalan produk bagi konsumen dan perlu dilakukan penyuluhan dan pendampingan agar pemilik usaha dapat menemukan cara untuk menjaga keberlanjutan usahanya. Kata kunci: Merek, Kualitas, Produk
Pengaruh Gaya kepemimpinan, Komunikasi, Kompensasi, dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja di Hotel Java Heritage Purwokerto Doni Setiawan; Ratna Pujiastuti; Wisnu Wijayanto
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 1 (2026): February: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, komunikasi, kompensasi, dan lingkungan kerja terhadap semangat kerja karyawan pada Hotel Java Heritage Purwokerto. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 171 karyawan dengan teknik proportionate stratified random sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 120 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial gaya kepemimpinan, komunikasi, kompensasi, dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja karyawan. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas kepemimpinan, efektivitas komunikasi, sistem kompensasi yang adil, serta lingkungan kerja yang kondusif mampu meningkatkan semangat kerja karyawan secara optimal.
The Effect of Employee Well-Being and Digital Social Capital on Employee Retention with Resilience as A Mediator Fatwa Zuhaena; Ratna Pujiastuti; Harsuti
Attractive : Innovative Education Journal Vol. 7 No. 1 (2025): Attractive : Innovative Education Journal
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/aj.v7i1.2635

Abstract

Islamic microfinance institutions operate in an increasingly challenging environment characterized by competition, digitalization, and limited internal resources, making employee retention a strategic concern for organizational sustainability. This study examines the effects of employee well-being and digital social capital on employee retention, with resilience serving as a mediating variable, among employees of Baitul Maal wat Tamwil (BMT) in the former Banyumas Residency. The research framework integrates Job Demands–Resources (JD-R) Theory and Conservation of Resources (COR) Theory to explain the relationships among job resources, personal resources, and retention decisions. A quantitative survey was conducted involving 190 BMT employees with a minimum tenure of one year. Data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM–PLS). The findings reveal that employee well-being and digital social capital positively and significantly influence both employee retention and resilience. However, resilience was found to have a negative effect on employee retention. Furthermore, resilience mediates the relationships between employee well-being and retention, as well as between digital social capital and retention. These results suggest that in Islamic microfinance institutions characterized by high work demands and limited career development opportunities, highly resilient employees may be more prepared to pursue career mobility. The study highlights the importance of balancing the development of individual resources with adequate organizational support to enhance employee retention and ensure long-term organizational sustainability