Sunaryo
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penggunaan Media Konkret pada Materi Nilai Tempat  SDN Dukuh Kupang 1 Surabaya Nur Chofifah; Sunaryo; Kriswati
Edutama : Jurnal Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/mep2e165

Abstract

Permasalahan utama yang diamati dalam pembelajaran di kelas 1 SDN Dukuh Kupang 1 Surabaya adalah rendahnya pemahaman peserta didik terhadap konsep nilai tempat bilangan, terutama dalam membedakan puluhan dan satuan. Kesulitan ini sering kali menyebabkan peserta didik melakukan kesalahan dalam operasi matematika dasar, seperti penjumlahan dan pengurangan, di mana pemahaman nilai tempat sangat penting. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengaplikasikan media pembelajaran konkret berupa gelas warna dan karet yang dirancang khusus untuk membantu peserta didik memahami konsep nilai tempat bilangan melalui pengalaman langsung. Dengan memanipulasi materi tersebut secara fisik, peserta didik dapat memvisualisasikan dan memahami pengelompokan angka menjadi puluhan dan satuan dengan lebih baik. Penelitian ini dilakukan sebagai Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis & McTaggart yang terdiri dari empat tahap sistematis: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta didik terhadap konsep nilai tempat bilangan setelah penerapan media pembelajaran konkret. Penggunaan alat ini terbukti efektif tidak hanya dalam meningkatkan kemampuan peserta didik untuk mengenali dan mengelompokkan angka dengan benar, tetapi juga dalam mengurangi kesalahan selama operasi matematika dasar, sehingga berkontribusi pada dasar pendidikan matematika yang lebih kokoh di tahap awal.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Bangun Ruang Berbantu Media Papercraft Berkarakter Kartun di SDN Dukuh Kupang I/488 Surabaya Talita Dwi Rahma; Sunaryo; Kriswati
Edutama : Jurnal Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/8ftjmc94

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah materi bangun ruang yang sering kali dianggap sulit dan abstrak bagi peserta didik sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar karena kesulitan dalam mendeskripsikan bangun ruang. Selain itu, guru juga juga kurang menerapkan media pembelajaran yang menarik dan interaktif hanya mengandalkan buku paket saja. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas II SDN Dukuh Kupang I/488 Surabaya terhadap konsep bangun ruang melalui penggunaan media pembelajaran papercraft berkarakter kartun. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang masing-masing terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 28 peserta didik kelas II, 14 peserta didik laki-laki dan 14 peserta didik perempuan. Pada tahap pra-siklus, hasil menunjukkan bahwa 60,71% peserta didik mencapai ketuntasan belajar. Setelah penerapan media papercraft pada siklus I, persentase ketuntasan meningkat menjadi 75%, namun masih dalam kategori "Cukup". Pada siklus II, dengan perbaikan dan penyesuaian, persentase ketuntasan belajar mencapai 89,29%, yang menunjukkan kategori "Baik". Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media papercraft berkarakter kartun efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta didik dalam mendeskripsikan bangun ruang. Media ini juga berhasil meningkatkan minat dan kreativitas peserta didik dalam pembelajaran matematika. Temuan ini menyarankan bahwa papercraft dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif untuk materi matematika di SDN Dukuh Kupang I/488 Surabaya.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Penjumlahan dan Pengurangan Berbantuan Media Papan Jurang Zahronia Firdaus; Sunaryo; Endang Haryuni
Edutama : Jurnal Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/x3965125

Abstract

Pendidikan di Sekolah Dasar merupakan fondasi penting bagi perkembangan akademis dan karakter peserta didik, dimana penguasaan dasar-dasar Matematika, seperti penjumlahan dan pengurangan harus diajarkan. Penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar peserta didik kelas II SDN Dukuh Kupang I/488 Surabaya dalam materi operasi penjumlahan dan pengurangan melalui penerapan media papan jurang. Jenis penelitian yang digunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain menggunakan deskriptif kualitatif dan dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus pertama peneliti menggunakan media papan jurang dalam pembelajaran dan menunjukkan ketuntasan klasikal sebesar 70,37% yang menunjukkan peningkatan daripada hasil belajar pada pra-siklus namun masih dalam kategori cukup. Siklus kedua memperlihatkan peningkatan signifikan dengan ketuntasan klasikal mencapai 85,18% dan telah memenuhi kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media papan jurang di SDN Dukuh Kupang I/488 Surabaya efektif dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar peserta didik pada materi operasi penjumlahan dan pengurangan, serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran.
Implementasi Media Visual pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas II SDN Dukuh Kupang 1 Surabaya Nur Fitria Amalia; Sunaryo; Kriswati
Edutama : Jurnal Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/zz18m444

Abstract

Setiap siswa memiliki karakteristik yang berbeda. Selain karakter siswa, penggunaan media menarik dan sesuai kebutuhan juga mempengaruhi kemampuan belajar. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan media visual berupa PowerPoint dalam pembelajaran bahasa Indonesia khususnya mengenai pemanfaatan daur ulang sampah anorganik pada kelas II di SDN Dukuh Kupang 1-488 Kota Surabaya. Penelitian tindakan kelas ini menggabungkan 2 data yaitu kualitatif dan kuantitatif dengan subjek penelitian berupa siswa kelas II sebanyak 28 orang. Lokasi penelitian di SDN Dukuh Kupang 1-488 Kota Surabaya. Teknik pengumpulan data meliputi observasi serta lembar pre-test dan post-test. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif menggunakan model Milles dan Hubberman yang meliputi tahapan pengumpulan data, analisis data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan SPSS dan uji T. Hasil penerapan media visual dalam pembelajaran bahasa Indonesia tentang pemanfaatan daur ulang sampah anorganik pada kelas II di SDN Dukuh Kupang 1-488 Kota Surabaya menunjukkan peningkatan nilai siswa yang signifikan. Rata-rata nilai pre-test siswa sebesar 60, sedangkan rata-rata nilai post-test sebesar 82. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media visual dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas II pada pembelajaran bahasa Indonesia mengenai pemanfaatan daur ulang sampah anorganik.
Analisis Uji Organoleptik Sambal Ebi Mangrove Khas di Ekowisata Mangrove Wonorejo erlinda shella ramadhanty; Marmi; Sukian Wilujeng; Pramita Laksitarahmi Isrianto; Sunaryo
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v11i1.72383

Abstract

Wonorejo Mangrove Ecotourism is one of the tourist attractions in the East Surabaya area which is rich in natural resources. The potential of this mangrove resource is not only to support the activities of the surrounding community, but also students and students. Currently, mangroves are not only used as barriers to sea water abrasion, but can also be processed into potential food raw materials. However, not all types of mangroves can be processed into food, only a few types can be processed, one of which is pedada fruit (Sonneratia caseolaris). Pedada fruit is one of the mangrove fruits which is often processed into food ingredients such as syrup, jam, chili sauce, dodol, coffee, chips, flour, and so on. This research was conducted to utilize mangrove fruit to add economic value and improve livelihoods for local communities, as well as to provide information to the general public about the benefits of mangroves as food, drinks, medicines and even cosmetics.
INTEGRASI TEKNOLOGI DALAM KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI MELALUI PEMBUATAN HERBARIUM DIGITAL DI SANGGAR BIMBINGAN WIRA DAMAI, BATU CAVES, SELANGOR, MALAYSIA Dina Chamidah; Sunaryo; Dwi Haryanta; Marmi; Pramita Laksitarahmi Isrianto
Jurnal Terapan Abdimas Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v11i2.23903

Abstract

Abstract. Biodiversity conservation requires educational approaches that integrate field-based learning with digital technology to enable learners to develop a contextual understanding of the importance of conserving biological resources. This community service program aimed to enhance participants' knowledge and skills in biodiversity conservation through the development of a web-based digital herbarium at Sanggar Bimbingan Wira Damai, Batu Caves, Selangor, Malaysia. The program employed a participatory approach consisting of conservation awareness sessions, flora exploration, species identification, digital documentation, digital herbarium development, website publication, and program evaluation. The participants included 20 individuals, comprising 16 students and 4 teachers. Program effectiveness was evaluated using pretest–posttest assessments, observation sheets, and participant response questionnaires. The results showed that the participants' mean score increased from 57.9 in the pretest to 82.4 in the posttest, with an N-Gain score of 0.58, indicating a moderate level of improvement. Observation results revealed that participants demonstrated good performance in specimen photography, plant identification, digital data processing, digital herbarium preparation, and presentation skills, with achievement scores ranging from 80% to 85%. The program also produced the Digital Herbarium Lovable.dev, a web-based digital herbarium that documents plant species together with their local names, scientific names, taxonomic classification, morphological characteristics, habitats, uses, and photographic records, providing a sustainable conservation-based learning resource. Overall, the program demonstrates that integrating digital technology into biodiversity conservation education can improve participants' understanding, enhance their digital literacy skills, and produce an innovative learning medium that supports the documentation and conservation of local biodiversity.   Abstrak. Konservasi keanekaragaman hayati memerlukan pendekatan pembelajaran yang mampu mengintegrasikan aktivitas lapangan dengan pemanfaatan teknologi digital sehingga peserta didik dapat memahami pentingnya pelestarian sumber daya hayati secara kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta mengenai konservasi keanekaragaman hayati melalui pengembangan herbarium digital berbasis website di Sanggar Bimbingan Wira Damai, Batu Caves, Selangor, Malaysia. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi konservasi, eksplorasi flora, identifikasi spesies, dokumentasi digital, penyusunan herbarium digital, publikasi website, dan evaluasi kegiatan. Sasaran kegiatan terdiri atas 20 peserta, yaitu 16 siswa dan 4 guru. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest–posttest, lembar observasi keterampilan, dan angket respon peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 57,9 pada pretest menjadi 82,4 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,58 yang termasuk kategori sedang. Hasil observasi menunjukkan bahwa kemampuan peserta dalam pengambilan gambar spesimen, identifikasi tumbuhan, pengolahan data digital, penyusunan herbarium digital, dan presentasi berada pada kategori baik dengan capaian antara 80%–85%. Selain itu, kegiatan menghasilkan prototipe Digital Herbarium Lovable.dev, yaitu website herbarium digital yang memuat dokumentasi spesies tumbuhan beserta informasi nama lokal, nama ilmiah, klasifikasi taksonomi, karakter morfologi, habitat, manfaat, dan dokumentasi visual sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran berbasis konservasi secara berkelanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam konservasi keanekaragaman hayati mampu meningkatkan pemahaman peserta, mengembangkan keterampilan literasi digital, serta menghasilkan media pembelajaran yang mendukung dokumentasi biodiversitas lokal.