Cut Ananda Elanira
Universitas Syiah Kuala

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Modernisasi Budaya Lokal Smong sebagai Bentuk Warisan Budaya Mitigasi Bencana Cut Ananda Elanira; Ragil Amarullah; Kamaly Nurul
Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 14, No 1 (2024): Sosietas : jurnal pendidikan sosiologi
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosietas.v14i1.69978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi modernisasi budaya lokal Smong sebagai bentuk warisan budaya mitigasi bencana di Simeulue, Aceh. Smong adalah tradisi lisan yang mengajarkan masyarakat tentang tanda-tanda alam dan tindakan yang harus diambil ketika terjadi tsunami, dan telah terbukti efektif selama tsunami tahun 2004. Menggunakan metode studi literatur, penelitian ini mengkaji bagaimana modernisasi budaya Smong telah dilakukan dan dampaknya terhadap efektivitas mitigasi bencana. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital dan media sosial dalam penyebaran pengetahuan tentang Smong telah meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat. Pengintegrasian Smong ke dalam kurikulum pendidikan formal dan penggunaan teknologi pendidikan telah membantu menjaga keberlanjutan pengetahuan ini di kalangan generasi muda. Selain itu, program pelatihan dan simulasi berbasis komunitas yang modern telah memperkuat kapasitas lokal dalam menghadapi bencana, sementara kolaborasi multisektoral dengan pemerintah, lembaga non-pemerintah, dan sektor swasta telah menyediakan sumber daya dan dukungan yang diperlukan untuk mendukung inisiatif mitigasi bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi kearifan lokal dengan teknologi modern dapat meningkatkan efektivitas mitigasi bencana. Modernisasi ini memungkinkan nilai-nilai tradisional tetap dilestarikan sambil memastikan relevansinya dalam konteks mitigasi bencana saat ini dan masa depan. Penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan teknologi modern dengan kearifan lokal untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, serta memberikan wawasan tentang strategi yang dapat diterapkan di daerah lain dengan karakteristik serupa.