Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Spektral Dalam Penentuan Periodisitas Siklus Curah Hujan di Wilayah Teluk Bayur, Padang Mesi, Mesi; Yendri Sudiar, Nofi; Syafriani, Syafriani; Dwiridal, Letmi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teluk Bayur adalah salah satu area di Kota Padang yang berfungsi untuk memantau intensitas curah hujan. Untuk mengurangi dampak negatif dari curah hujan, penting untuk memahami pola siklus hujan. Tujuan dari penelitian adalah menganalisis pola siklus curah hujan di Teluk Bayur, Padang. Metode analisis spektral yang diterapkan yaitu teknik Fast Fourier Transform (FFT). Data curah hujan bulanan yang digunakan mencakup periode 1994 hingga 2020 dan diperoleh dari BMKG Maritim Teluk Bayur. Hasil analisis menampilkan bahwa pola periodisitas utama curah hujan di Teluk Bayur adalah 12 bulan dan 6 bulan. Selain itu, periodogram juga mengindikasikan adanya pola tambahan dengan siklus 29 bulan, 36 bulan, 18 bulan, 3 bulan, dan 65 bulan
Pengaruh Penambahan Tinta Cumi-Cumi (Loligo sp.) sebagai Pewarna Makanan terhadap Tingkat Kesukaan Mi Kering Mesi, Mesi; Handini, Karina Dwi; Novidiyanto, Novidiyanto; Ginting, Hamdani Syahputra
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 14 No. 1 (2026): JKP JUNI 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v14i1.1351

Abstract

Latar belakang: Tinta cumi-cumi (Loligo sp.) dapat juga berfungsi sebagai antikanker, anti tumor, dan anti bakteri. Mi kering merupakan salah satu produk yang tidak asing sebagai bahan pangan utama maupun bahan pangan pelengkap. Salah satu cara meningkatkan strategi pemasaran melakukan modifikasi dengan menambahkan tinta cumi-cumi sebagai pewarna makanan. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh penambahan tinta cumi-cumi sebagai pewarna alami terhadap tingkat kesukaan mi kering. Metode: Penelitian ini terdiri dari 2 tahapan yaitu pembuatan produk mi kering yang ditambahkan tinta cumi-cumi menjadi 4 formulasi dengan 1 kali pengulangan dan penilaian tingkat kesukaan terhadap aspek warna, aroma dan tekstur yang dilakukan dengan uji organoleptik pada panelis semi terlatih sejumlah 30 orang. Hasil: Mi kering dengan penambahan tinta cumi-cumi dibuat menjadi empat formulasi dengan perbedaan komposisi terletak pada jumlah tinta cumi-cumi yang digunakan. F0 sebagai formula dasar tidak ditambahkan tinta cumi-cumi sedangkan F1 mengandung 1 ml tinta cumi-cumi, F2 mengandung 3 ml dan F3 mengandung 6 ml tinta cumi-cumi. Karakteristik mi kering yang mengalami perubahan paling menonjol adalah pada warna yang semakin menghitam sejalan dengan semakin banyaknya tinta cumi-cumi yang ditambahkan. Hasil uji tingkat kesukaan pada aspek warna, aroma dan tekstur menunjukkan bahwa mi kering yang paling disukai adalah F3 dengan skor rata-rata berturut-turut senilai 4,5, 3,5 dan 3,8. Produk F3 merupakan produk mi kering dengan jumlah penambahan tinta cumi-cumi yang terbanyak yaitu 6 ml. Kesimpulan: Formula F3 merupakan formula produk yang paling disukai pada aspek warna, aroma, tekstur dan secara keseluruhan