Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menanamkan Pemahaman Etika Berkomunikasi Kepada Gen Z Di SMA Negeri 1 Cepogo Firmansyah, Yuliyanto Adi; Yulianti, Naila Dwi; Meilina, Assyifa Fatma; Khotimah, Arini Khusnul; Hartini, Sri
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i1.2096

Abstract

This community service was motivated by problems in communication ethics at SMA Negeri 1 Cepogo. Lack of understanding of ethics in communication causes inappropriate use of language in communication. There is a change in communication behavior between the millennial generation and generation z in the digital era, which has shifted from the previous era. Based on this information, the results obtained from this service are that students know how to deal with people who have made mistakes in using social media. Based on these problems, we are trying to provide a solution by providing socialization on understanding communication ethics. The method used in carrying out this community service is in the form of counseling in the form of presentation of material from resource persons as well as question and answer discussions from counseling participants about the importance of understanding communication ethics and the need to apply ethics in social life. The results obtained from this service are that students know how to communicate using correct language, both in the real world and on social media. Students know good and bad behavior that should be avoided so as not to fall into the use of bad language when communica.
Perbandingan UU Cipta Kerja Dengan UU Ketenagakerjaan Beserta Dampak Perubahan Yang Terdapat Dalam UU Cipta Kerja Bagi Para Pekerja Di Indonesia Yulianti, Naila Dwi; Marliyana, Shilvie; Ramadhan, Ahmad Asyhab; Putra , Tegar Harbriyana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6590

Abstract

Undang-Undang Cipta Kerja atau Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (disingkat UU Ciptaker) merupakan undang-undang yang telah disahkan pada tanggal 5 Oktober 2020 oleh DPR RI, dan diberlakukan pada 2 November 2020. Tujuan dibuatnya UU Cipta Kerja yaitu untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan investasi asing dan dalam negeri dengan mengurangi persyaratan peraturan untuk izin usaha dan pembebasan tanah. UU ini juga diketahui sebagai undang-undang sapu jagat atau omnibus law karena mencakup banyak sektor. Namun, perlu diketahui bahwa UU yang mengubah UU Ketenagakerjaan ini juga menuai banyak kekhawatiran dari masyarakat, terutama para pekerja atau buruh yang merasa bahwa dengan disahkannya UU tersebut, maka akan merugikan hak-hak bagi para buruh/pekerja di Indonesia. Jika dibandingkan antara isi UU Cipta Kerja dengan UU Ketenagakerjaan, dapat ditemukan beberapa perubahan yang dirasa akan merugikan hak-hak para pekerja atau buruh ini. Dampak yang jelas merugikan bagi para buruh/pekerja diantaranya yaitu pergantian sistem pengupahan yang sifatnya berubah menjadi pengupahan per jam; penghapusan batasan pekerjaan outsourcing; hilangnya jaminan hari tua dan jaminan pensiun yang dikategorikan sebagai Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek); Pesangon; serta terciptanya kesenjangan antara Tenaga Kerja Dalam Negeri dengan Tenaga Kerja Asing (TKA).