Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aktualisasi Sila Persatuan Indonesia dalam Semangat Gotong Royong Bangsa Maria Hermina Bhebhe; Aprilia W. Bhoko Fao; Yohana Elma Sarina Ito Wea; Maria Fransiska Manggus; Sisilia Sela; Maria Eleonora Lejo
Aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Januari: Aktivisme : Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aktivisme.v2i1.798

Abstract

This research aims to examine and analyze the actualization of the third principle of Pancasila, namely "Unity in Indonesia," in the context of the spirit of gotong royong, which is a noble tradition of the Indonesian nation. Gotong royong, emphasizing cooperation and togetherness, plays a crucial role in strengthening unity amidst the social, cultural, and religious diversity in Indonesia. This study focuses on how the values of unity can be manifested in gotong royong practices across various sectors of life, both at the community level, within government, and in international relations.The methodology employed in this research is a qualitative approach that includes literature studies and interviews with various parties directly involved in gotong royong activities, both in communities and governmental institutions. The research also analyzes various cases that illustrate the implementation of the spirit of gotong royong in everyday life, particularly in addressing social, economic challenges, and natural disasters.The findings indicate that the spirit of gotong royong plays a vital role in reinforcing the unity of the Indonesian nation. Through gotong royong, communities can support each other in facing various social issues while strengthening social bonds among citizens, regardless of existing differences. On the other hand, this study also identifies challenges faced in actualizing the principle of Unity in Indonesia within the spirit of gotong royong, such as the growing individualism in society and widening social gaps.This research is expected to contribute to understanding the importance of actualizing the principle of Unity in Indonesia in national life and to provide recommendations for strengthening the spirit of gotong royong to create a more united, just, and prosperous Indonesia. The spirit of gotong royong, which is an integral part of Indonesian national identity, needs to be continuously developed to face the challenges of modern times and increasingly complex global dynamics.
POLA ASUH ORANG TUA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERKEMBANGAN PERILAKU ANAK USIA DINI Fono, Yasinta Maria; Sisilia Sela; Yasinta Sangi; Wea, Yohana Elma Sarina Ito
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i1.6033

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pola asuh orang tua dan dampaknya terhadap perkembangan anak usia dini di lingkungan Malanuza. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek orang tua dan anak usia 4 sampai 6 tahun yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua bervariasi, dengan kecenderungan pola asuh demokratis, otoriter, dan permisif. Pola asuh demokratis cenderung mendukung perkembangan perilaku anak yang lebih seimbang, ditandai dengan kemampuan berkomunikasi yang baik, kepatuhan terhadap aturan, dan interaksi sosial yang lebih stabil. Pola asuh otoriter membentuk kepatuhan, tetapi berpotensi menimbulkan tekanan emosional dan membatasi keberanian anak dalam mengekspresikan pendapat. Sementara itu, pola asuh permisif memberikan keleluasaan kepada anak, namun kurang mendukung pembentukan disiplin dan konsistensi perilaku. Penelitian ini menegaskan bahwa pengasuhan yang seimbang antara kehangatan, ketegasan, dan konsistensi sangat penting untuk mendukung perkembangan anak usia dini secara optimal.