Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KKN TEMATIK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT KELURAHAN DURI KOSAMBI JAKARTA BARAT Abna, Inherni Marti; July, July; Rahayu, Sri Teguh; Faiz, Fajrin Nur; Hendrata, Stephanie Angelica; Lestari, Febry Dwi; Rahayu, Windy; Zahra, Hanifah; Asmar, Sarah Aulia; Thasha, Yenni; Khoirunnisa, Shofiyah; Nursapitri, Nadya; Safitri, Delia Devi; Chusnul KN, Fakhita Hadlina
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 11, No 03 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v11i03.8935

Abstract

AbstrakPemberdayaan kesehatan masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kapasitas individu dan komunitas dalam mengelola kesehatan secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada sistem kesehatan formal, dan mencegah penyakit. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan di RW 07 Kelurahan Duri Kosambi, Jakarta Barat, fokus pada penanggulangan demam berdarah (DBD), penyakit degeneratif, dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Berdasarkan survei, ditemukan masalah seperti tingginya kasus DBD, rendahnya kesadaran masyarakat, dan minimnya pemahaman tentang penyakit degeneratif di kalangan lansia. Tujuan program ini adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, mendukung program pemerintah, serta meningkatkan kesadaran tentang kebersihan lingkungan dan gaya hidup sehat. Metode pelaksanaan meliputi observasi, sosialisasi langsung, dan penyebaran informasi melalui media sosial serta poster. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme warga yang tinggi dalam mengikuti berbagai kegiatan, seperti pemeriksaan jentik nyamuk, edukasi DBD, penyuluhan penyakit degeneratif, dan program PHBS di sekolah. Selain itu, program bank sampah dan pengumpulan minyak jelantah meningkatkan kesadaran warga dalam pengelolaan sampah dan lingkungan. Program ini diharapkan dapat menurunkan angka kejadian DBD dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan. 
Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Tuberkulosis Meningitis melalui Edukasi Interaktif di Puskesmas Cawang, Jakarta Timur July, July; Eko Winati, Sasmayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3843

Abstract

Tuberkulosis Meningitis (METB) merupakan komplikasi serius Tuberkulosis (TB) yang menyerang selaput otak, dengan angka kematian tinggi di Indonesia, yang mencatat sekitar 1 juta kasus TB baru setiap tahun berdasarkan Global TB Report 2024. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan kepatuhan pengobatan METB meningkatkan morbiditas dan mortalitas akibat penyakit ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang METB melalui edukasi interaktif di Puskesmas Cawang pada 12 Maret 2025. Metode yang digunakan meliputi edukasi interaktif, distribusi flyer edukasi, dan sesi tanya-jawab. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan tentang meningitis TB, pengobatan, dan pentingnya kepatuhan pengobatan. Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta, dengan sesi tanya-jawab selama 70 menit, yang berfokus pada faktor risiko, kepatuhan pengobatan, dan adaptasi gaya hidup. Sesi tanya-jawab yang mendominasi kegiatan (64% dari total waktu kegiatan) menunjukkan antusiasme tinggi dan kebutuhan masyarakat akan informasi yang mendalam terkait penyakit METB. Pendekatan edukasi interaktif efektif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit METB dalam mendukung pencegahan METB dan peningkatan kepatuhan pengobatan METB.
A Systematic Literature Review; Pengaruh Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis pada Pasien Dewasa dan Lansia Terhadap Efek Terapi Obat Anti Tuberkulosis Syafala Wijaya, Neri Langgam; Fadila, Mellyca Sekar; Nurasifa, Nurasifa; July, July; Sulaeman, Fadel Reza
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i1.2953

Abstract

Indonesia menduduki peringkat ketiga paling tinggi di dunia pada total permasalahan TB, yang terus menjadi ancaman kesehatan global yang mematikan. Terapi kombinasi obat antituberkulosis (OAT) diperlukan untuk pengobatan tuberkulosis, dan obat ini harus dikonsumsi selama waktu yang lama, yaitu minimal enam bulan. Salah satu masalah utama dengan pengobatan ini adalah kecenderungan pasien untuk berhenti minum obat sebelum waktunya. Ketidakpatuhan ini dapat menyebabkan kegagalan terapi, penyakit kambuh, dan resistensi obat. Studi ini bertujuan untuk  mengevaluasi tingkat kepatuhan pasien terhadap OAT dan bagaimana aspek demografi, berupa umur, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan memengaruhi keberhasilan terapi. Teknik yang dipakai ialah Sistematik Tinjauan Literatur (Systematic Literature Review/SLR) terhadap bermacam publikasi nasional dan internasional dari tahun 2019 hingga 2024. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis memakai uji Chi-Square untuk menguji signifikansi korelasi antar-variabel. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa umur, jenis kelamin, pendidikan, dan kepatuhan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil terapi (p<0,001). Secara khusus, pasien yang lebih muda, laki-laki, dan berpendidikan tinggi cenderung mencapai hasil pengobatan yang lebih baik. Namun, kepatuhan dalam mengonsumsi obat terbukti menjadi faktor paling penting yang menentukan pasien sembuh dan tuntas menjalani terapi. Karena itu, edukasi dan pendampingan yang intensif kepada pasien sangat diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan dan efektivitas pengobatan TB secara keseluruhan.