Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Struktur Sosial Masyarakat Nelayan Pesisir di Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai Sativa, Salsabila Zahri; Wasiyem, Wasiyem; Fitri, Nabila; Rangkuti, Suci Ramadhani; Rahmayani, Rahmayani; Maharani, Marwah Naila
JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Vol 3, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jamparing.v3i1.5337

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Struktur sosial dalam kehidupan Masyarakat Nelayan Pesisir di Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatif.Teknik pengumpulan data adalah observasi (pengamatan) , interview (wawancara), untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan adalah data primer dan sekunder. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 10 orang yang ditentukan secara langsung. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis data tersebut kemudian ditarik kesimpulan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Struktur sosial Masyarakat Nelayan pesisir di Kecamatan pantai cermin Kabupaten serdang bedagai yaitu terbagi menjadi 3 lapisan yaitu: Toke(juragan),Tekong,dan Nelayan buruh atau anggota. Pelapisan masyarakat nelayan ini terbentuk atas dasar kepemilikan atau penguasaan modal dan alat produksi. Struktur sosial dalam masyarakat nelayan di kecamatan pantai cermin ini bersifat terbuka baik secara vertikal maupun horizontal. Adapun hubungan kerja dalam aktivitas nelayan di kecamatan pantai cermin adalah hubungan kerjasama yang saling menguntungkan.
Hubungan Pola Makan dengan Tingkat Konsentrasi Belajar Mahasiswa FKM Rahmayani, Rahmayani; Maharani, Marwah Naila; Sinaga, Siti Aisyah
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 2, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v2i1.5315

Abstract

Jurnal ini membahas hasil penelitian tentang hubungan pola makan dengan tingkat konsentrasi belajar mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) di UIN Sumatera Utara Medan. Penelitian ini melibatkan 30 mahasiswa FKM dari berbagai tingkat semester dan menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan yang sehat berpengaruh positif terhadap konsentrasi belajar mahasiswa. Namun, banyak faktor lain yang juga memengaruhi konsentrasi, seperti kesehatan mental, lingkungan belajar, dan faktor sosial-ekonomi. Jurnal ini menyoroti pentingnya pola makan sehat dan lingkungan belajar yang kondusif untuk meningkatkan konsentrasi belajar mahasiswa FKM.
Analisis Persepsi Masyarakat terhadap KLB dalam Upaya Preventif Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Tuntungan Tahun 2025 Susilawati, Susilawati; Rahmayani, Rahmayani; Maharani, Marwah Naila; Sinaga, Siti Aisyah
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 5, No 1 (2026): March 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i1.7791

Abstract

Penelitian ini dibuat untuk melihat bagaimana masyarakat Wilayah Tuntungan, Medan, memandang Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD) dan apa saja cara yang mereka lakukan untuk mencegahnya pada tahun 2025. Menurut informan 1 dkk (tahun 2025), daerah ini sering mengalami kasus DBD (disebut daerah endemis) dan jumlah kasusnya naik turun terus, oleh karena itu penting untuk memahami bagaimana masyarakat merespons saat ada wabah DBD. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengadakan wawancara mendalam dan melihat langsung kondisi di lapangan, dengan bertanya kepada warga masyarakat, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat; cara kerja ini sama seperti yang dilakukan dalam penelitian serupa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan masyarakat sangat khawatir dengan KLB DBD, terutama khawatir akan dampaknya pada anak-anak, dan mereka mengira penyebab utama DBD adalah lingkungan yang kotor dan kondisi cuaca. Masyarakat merasa bahwa fogging (semprotan untuk membunuh nyamuk) efektif untuk mencegah DBD, tapi cara mencegah yang disebut 3M Plus (menguras tempat yang ada air, menutup wadah yang bisa jadi sarang nyamuk, mengubur barang bekas) masih jarang dilakukan karena banyak orang sibuk bekerja, kurang memiliki alat yang diperlukan, dan informasi tentang risiko DBD dari dinas kesehatan belum sampai dengan baik. Penyuluhan kesehatan yang ada dirasa kurang menarik dan jarang dilakukan, sementara itu informasi dari media sosial seringkali tidak benar (hoaks) dan membuat orang panik, namun tokoh masyarakat berperan sangat penting karena mereka dipercaya oleh masyarakat dan bisa membantu menyampaikan informasi yang benar serta menghentikan penyebaran berita bohong. Hasil penelitian ini sama dengan yang dilakukan Dameria Gultom (tahun 2018) yang mengatakan bahwa semakin banyak orang tahu tentang DBD, semakin baik pula tindakan pencegahannya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah untuk mencegah DBD dengan baik di Tuntungan, diperlukan cara kerja yang menyeluruh di antaranya adalah memberikan pendidikan yang kreatif dan menarik, menyediakan alat pencegahan yang mudah digunakan, memperkuat peran tokoh masyarakat, mengelola informasi di dunia digital dengan baik, dan mengajak semua orang di komunitas untuk bekerja sama melalui gotong royong. Penelitian ini diharapkan bisa membantu membuat program kesehatan masyarakat yang sesuai dengan kondisi lokal dan berdasarkan fakta, untuk mengatasi wabah DBD di daerah perkotaan.