Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Budaya Konsumtif Anak Muda Dalam Penggunaan Produk Di Era Digital Pada Mahasiswa Unimof Siti Saharia; Diva Isnayati; Israyanti Israyanti; Muniati Muniati; Abuzar Algifari; Mario K. E. Wetter; Febronia Suwanti; Ardiansyah Andika Fajar; Fransiska Liliana; Veronika Dua Riong; Numrotul Inayah
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v3i1.596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maumere. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa pengaruh media sosial, FOMO, dan impulsivitas merupakan faktor utama yang mendorong perilaku konsumtif. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa kurangnya pendidikan keuangan dan literasi digital memperparah masalah ini. Hasil penelitian ini menyarankan perlunya intervensi yang komprehensif, termasuk pendidikan keuangan yang lebih baik, kampanye kesadaran, serta regulasi yang lebih ketat terhadap iklan yang menargetkan anak muda.
Peran Kepramukaan Sebagai Sarana Pembelajaran Karakter Israyanti Israyanti; Muniati Muniati; Fransiska Liliana; Agnes Novita Dua Bare; Veronika Dua Riong; Ardiansah Andika Fajar
Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL ILMIAH DAN KARYA MAHASISWA (JIKMA)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jikma.v3i1.2971

Abstract

Scouting is a non-formal educational movement that focuses on the formation of character, skills, and youth leadership. Through scouting activities, youth can develop values ​​such as discipline, cooperation, and social awareness. Scouting programs include outdoor activities, skill development, and community service. As a result, scouting contributes to the formation of young leaders who are characterful, independent, and care about the community. Through literature studies and descriptive analysis, this article examines how scouting activities, such as camping, exploration, and survival skills, contribute to the development of noble values, independence, discipline, and leadership. The results of the study indicate that scouting provides contextual and applicable learning experiences, strengthening the positive character of students. The implication of this study is the importance of integrating scouting values ​​in formal and non-formal education systems to create a young generation with strong character and competitiveness.
Penguatan Peran Aparat Desa Kotandelu melalui Pelatihan Teknologi Digital Canva dan AI sebagai Upaya Modernisasi Administrasi Desa: Pengabdian Zaina Anwar; Tiara Oktaviani; Helena Hale; Veronika Dua Riong; Sisilia Dua Bura; Maria Hestiana; Hasriani; Yeyen; Nadila; Yohanis Marianus Deku; Rony Hacarmawi Nauf; Fransiska Fritilia; Vinsesnsuis Herianto Ndori
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4903

Abstract

Administrasi desa yang masih dikelola secara manual sering menjadi hambatan dalam mewujudkan tata kelola desa yang modern, efisien, dan transparan. Aparat Desa Kotandelu masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital, terutama dalam penyusunan dokumen resmi dan pembuatan desain publikasi. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat peran aparat desa melalui pelatihan penggunaan aplikasi desain Canva dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai upaya modernisasi administrasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan tahapan observasi awal, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya penguatan peran aparat desa dalam melaksanakan administrasi dan publikasi dengan lebih cepat, efisien, dan mandiri. Canva memudahkan aparat desa menghasilkan media informasi tanpa bergantung pada pihak luar, sedangkan AI membantu mempercepat penyusunan dokumen administratif dengan akurasi tinggi. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa literasi digital berperan penting dalam meningkatkan efektivitas kerja aparatur desa dan kualitas layanan publik. Dengan demikian, pelatihan Canva dan AI terbukti menjadi strategi sederhana namun tepat sasaran dalam mendorong penguatan peran aparat desa di era digital. Ke depan, penguasaan teknologi digital diharapkan dapat diperluas agar aparat desa semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu menghadirkan layanan administrasi yang lebih profesional, transparan, dan inovatif.
Peningkatan Kesadaran Mitigasi Bencana Alam pada Siswa SDK Kotandelu melalui kegiatan Simulasi Gempa Bumi: Pengabdian Yohanis Marianus Deku; Sisilia Dua Bura; Fransiska Fritilia; Nadila; Zaina Anwar; Tiara Oktaviani; Helena Hale; Veronika Dua Riong; Maria Hestiana; Hasriani; Yeyen; Ronny Hacarmawi Nauf
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4904

Abstract

Kegiatan mitigasi bencana merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa terhadap ancaman bencana alam, khususnya gempa bumi. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 03 September 2025 di Aula SDK Kotandelu dengan peserta seluruh siswa dari kelas 1 sampai kelas 6. Sebelum kegiatan dimulai, guru terlebih dahulu mengarahkan siswa untuk berkumpul, mengingat mereka belum pernah memperoleh materi terkait bencana alam sebelumnya. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, simulasi gempa bumi, serta pemutaran lagu edukatif tentang mitigasi bencana. Berdasarkan hasil kegiatan, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi, baik saat menerima materi maupun saat mengikuti simulasi. Beberapa siswa juga aktif bertanya mengenai penyebab terjadinya gempa bumi, yang menunjukkan adanya rasa ingin tahu dan pemahaman yang berkembang. Hasil ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang menegaskan bahwa edukasi bencana melalui pendekatan partisipatif dan simulasi nyata dapat meningkatkan kesiapsiagaan anak-anak di sekolah. Dengan demikian, kegiatan mitigasi bencana ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan dasar dalam menghadapi gempa bumi secara lebih tenang dan terarah.
Dampak Program Sosialisasi Posyandu Reamaja Terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Remaja di Desa Kotandelu: Pengabdian Maria Hestiana; Hasriani; Yeyen; Ronny Hacarmawi Nauf; Yohanis Marianus Deku; Sisilia Dua Bura; Fransiska Fritilia; Nadila; Zaina Anwar; Tiara Oktaviani; Helena Hale; Veronika Dua Riong
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4905

Abstract

Kesehatan remaja merupakan aspek penting dalam keberlanjutan pembangunan masyarakat, sebagaimana ditegaskan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan yang menekankan pentingnya kesehatan anak dan peserta didik untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Masa remaja adalah fase transisi yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, baik fisik maupun mental, sehingga diperlukan pendekatan promotif dan preventif melalui program terintegrasi. Posyandu Remaja hadir sebagai inovasi layanan kesehatan berbasis masyarakat yang memberikan edukasi mengenai gizi, kesehatan reproduksi, kesehatan mental, serta pencegahan stunting.Sosialisasi Posyandu Remaja di Desa Kotandelu, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka yang dilaksanakan pada 21 Agustus 2025 bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja tentang pentingnya menjaga kesehatan. Kegiatan dilakukan melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, kolaborasi dengan kader posyandu dan bidan desa, serta pemeriksaan kesehatan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari remaja, peningkatan pemahaman tentang manfaat Posyandu Remaja, serta terbentuknya motivasi untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan rutin.Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan Posyandu Remaja di Desa Kotandelu dapat berjalan secara berkelanjutan, menjadi wadah pembinaan, komunikasi, serta pencegahan masalah kesehatan remaja, sehingga tercipta generasi yang sehat, produktif, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan desa. Dampak nyata yang terlihat adalah meningkatnya kedisiplinan remaja untuk hadir secara rutin di posyandu, kesadaran terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini, serta tumbuhnya perilaku hidup sehat seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan bergizi, dan menghindari perilaku berisiko. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan kepedulian sosial remaja terhadap lingkungan dan teman sebaya. Secara keseluruhan, sosialisasi Posyandu Remaja di Desa Kotandelu mampu membentuk generasi muda yang sehat, produktif, percaya diri, dan berdaya saing, serta diharapkan berkontribusi bagi kemajuan desa secara berkelanjutan.