Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Wirausaha di Desa Kertawangi dengan Mengenal Karakteristik Generasi Z Wulansari, Puspita; Yuliandhari, Willy Sri; Asalam, Ardan Gani; Sudarmaji, Harrys
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1175

Abstract

The Community Service Program in Kertawangi Village aims to introduce the characteristics of Generation Z in order to enhance the potential of the youth in Kertawangi Village to support the entrepreneurship programs promoted by the local government. This collaboration is carried out with the Community Learning Activity Center (PKBM) Bina Terampil Mandiri (BTM), an institution that has long played a role in the development of the local community. In this activity, there were 28 participants consisting of Generation Z youth from Kertawangi Village. The program included outreach to provide knowledge about the characteristics of Generation Z and why these young people in Kertawangi Village should understand their characteristics. It is hoped that by recognizing their traits, they will be motivated and empowered to engage in entrepreneurship, which they are currently pursuing. Evaluations show that 80% of participants support the continuation of this program in the futureABSTRAKProgram pengabdian Masyarakat di Desa Kertawangi bertujuan untuk mengenalkan karakteristik Generasi Z dalam rangka meningkatkan potensi kalangan muda di Desa Kertawangi untuk mendukung program kewirausahaan yang digalakkan oleh pemerintah setempat. Kerjasama dilakukan dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Terampil Mandiri (BTM), sebuah lembaga yang telah lama berperan dalam pengembangan masyarakat setempat. Pada kegiatan ini peserta berjumlah 28 orang yang terdiri para generasi Z yang merupakan pemuda di Desa Kertawangi.  Pada kegiatan ini dilakukan penyuluhan memberikan pengetahuan mengenai karakteristik generasi Z kenapa para pemuda gen Z di Desa Kertawangi sehingga dengan mereka mengenal karakteristik mereka, maka diharapkan dapat meningkatkan dan mendorong motivasi dan kemampuan mereka dalam melakukan wirausaha yang saat ini telah mereka lakukan. Evaluasi menunjukkan bahwa 80% peserta mendukung keberlanjutan kegiatan ini ke depannya.
Transformasi Komunikasi Digital Karang Taruna untuk Meningkatkan Kolaborasi dan Partisipasi Pemuda Wulansari, Puspita; Yuliandhari, Willy Sri; Asalam, Ardan Gani; Sudarmaji, Harrys
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i1.2617

Abstract

The shift of youth interaction patterns toward digital spaces requires youth organizations to adapt in order to remain relevant. Karang Taruna, as a grassroots youth organization, still faces challenges such as low participation, weak coordination, and limited use of digital media. This community service program aims to transform Karang Taruna’s digital communication to enhance youth collaboration and participation. The program was implemented in Kertawangi Village through training and mentoring on digital communication platforms, social media management, cloud-based documentation, and digital ethics and security. The methods included needs assessment, socialization, participatory discussions, and evaluation. The results show increased understanding and skills among Karang Taruna members in utilizing structured digital communication. Evaluation results indicate that more than 80% of participants found the program relevant and supported its sustainability. This digital communication transformation strengthens internal collaboration and encourages active youth participation in organizational and community activities.ABSTRAKPerubahan pola interaksi generasi muda yang semakin bergeser ke ranah digital menuntut organisasi kepemudaan untuk beradaptasi agar tetap relevan. Karang Taruna sebagai wadah pengembangan pemuda di tingkat desa masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya partisipasi anggota, lemahnya koordinasi, serta belum optimalnya pemanfaatan media digital. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mentransformasikan komunikasi digital Karang Taruna guna meningkatkan kolaborasi dan partisipasi pemuda. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kertawangi melalui pelatihan dan pendampingan pemanfaatan platform komunikasi digital, pengelolaan media sosial, dokumentasi berbasis cloud, serta penguatan etika dan keamanan komunikasi digital. Metode yang digunakan meliputi penjajakan kebutuhan mitra, sosialisasi materi, diskusi partisipatif, dan evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan anggota Karang Taruna dalam memanfaatkan komunikasi digital secara lebih terstruktur. Evaluasi kegiatan menunjukkan lebih dari 80% peserta menyatakan materi sesuai dengan kebutuhan dan berharap kegiatan serupa dilanjutkan. Transformasi komunikasi digital ini terbukti mampu meningkatkan intensitas interaksi, memperkuat kolaborasi internal, serta mendorong partisipasi aktif pemuda dalam kegiatan organisasi dan masyarakat.