Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Visualisasi Data Kesadaran dan Penerapan Ekonomi Sirkular di Kota Malang Menggunakan Python dan Google Colab Agstriningtyas, Alvionitha Sari; Pratama, Aziz Yulianto; Roso, Karno; Krismahardi, Adnindya
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 1 (2025): JUPIN Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.963

Abstract

Krisis lingkungan global mendorong pentingnya penerapan ekonomi sirkular, sebuah pendekatan yang berfokus pada pengurangan limbah dan optimalisasi penggunaan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran dan perilaku masyarakat di lima kecamatan Kota Malang terhadap konsep ekonomi sirkular. Aspek yang dikaji meliputi jenjang pendidikan, usia, pekerjaan, pemahaman konsep ekonomi sirkular serta tingkat penerapan 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan meskipun pemahaman terhadap ekonomi sirkular cukup merata di berbagai jenjang pendidikan, tingkat implementasi masih rendah. Dominasi penggunaan plastik sekali pakai menjadi salah satu tantangan utama. Penggambaran data tentang pemahaman konsep tersebut digambarkan dengan tools Python dan Google Colab, yang berhasil mengungkap kesenjangan signifikan antara pengetahuan dan praktek ekonomi sirkular di masyarakat. Penelitian ini diharapkan menjadi pijakan untuk pengambilan kebijakan yang lebih efektif dalam peningkatan penerapan ekonomi sirkular dan sekaligus memberikan kontribusi pada literatur terkait pengelolaan lingkungan berbasis data.
A CASE STUDY IN LOSARI DISTRICT, BREBES REGENCY: A LEGAL EXAMINATION OF THE AMENDMENT TO VILLAGE LAW NO. 3 OF 2024 ARTICLE 39 ON THE PERFORMANCE OF VILLAGE HEADS AND VILLAGE SECRETARIES Roso, Karno; Zainudin, Muhamad; Sulaiman, King Faisal; Kusumaningsih, Gendrik; Kautsar, Muhammad Habib Rizqi
International Journal of Cultural and Social Science Vol. 7 No. 1 (2026): International Journal of Cultural and Social Science
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/ijcss.v7i1.1280

Abstract

The amendment to Law Number 6 of 2014 thru Law Number 3 of 2024, particularly Article 39, brings significant changes to the governance of village administration in Indonesia. This revision extends the term of office for the Village Head from six to eight years and strengthens the administrative role of the Village Secretary. This research examines the legal and empirical implications of these changes for village governance in Losari District, Brebes Regency, which is a border area and considered underdeveloped. Using a legal-empirical approach, data was obtained thru interviews, observation, and document analysis. The research results indicate that the cooperation between the Village Head and the Village Secretary generally supports administrative order and the improvement of public services. However, there are practical challenges such as limited human resources, a decrease in village funds each year, an administrative burden centered on the Village Secretary, the tendency of the Village Consultative Body (BPD) to be passive, and inconsistent public services. The community also demands greater transparency thru information boards and more structured village office management. Despite these challenges, the Village Device Working Team (TIRAKAT) emerged as a local innovation that strengthens adaptive governance. The Village Secretary remains a key figure in maintaining reporting and accountability, with the support of the District Head's oversight function. This research recommends a biennial participatory evaluation, strengthening the capacity of village officials, optimizing the role of TIRAKAT, and digitalization.