Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemanfaatan Ikan Kembung Sebagai Bahan Baku Otak-Otak untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM di Desa Indrayaman Prayogi, Agung; Sagala, Ismaniar Hasanah; Sari, Linda; Basyir, Muhammad Khalidin; Muin, Mohd Iqbal Abdul; Panggabean, Trisatin; Siagian, Yudi Maulana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.18018

Abstract

Setiap orang menginginkan kehidupan yang sejahtera untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan memenuhi kebutuhan ekonominya akan pangan, sandang, dan papan. Berbagai upaya dilakukan untuk mencapai tujuan masyarakat. Salah satu cara untuk mencapai hal tersebut dengan menciptakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan daya saing UMKM di desa Indrayaman dengan memanfaatkan ikan kembung sebagai bahan baku otak-otak. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan minat masyarakat desa Indrayaman terhadap konsumsi ikan kembung dan kontribusi positif terhadap pendapatan UMKM setempat. Meskipun masih terdapat tantangan dalam hal standarisasi produk, kegiatan ini berhasil mempromosikan potensi ekonomi lokal dan meningkatkan pengetahuan mengenai manfaat ikan bagi kesehatan. Upaya ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan daya saing UMKM dan pengembangan produk pangan lokal. Program ini juga memberikan pelatihan diversifikasi produk perikanan, yang berdampak pada peningkatan penjualan lokal.
Medan Nikah Clinic's Da'wah Strategy Against the Marriage Is Scary Trend: A Phenomenological Study among Young Muslims Azizah, Siti; Muin, Mohd Iqbal Abdul
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 15, No 1 (2025): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jiik.v15i1.36537

Abstract

The “Marriage Is Scary” trend reflects doubts, fears or concerns about married life that are often publicized through personal or reflective content on social media. The concerns often expressed stem from infidelity, domestic violence, marital unpreparedness, gender inequality, and poor conflict management leading to divorce. This study aims to analyze the da'wah strategy implemented by Medan's Nikah Clinic in dealing with the marriage is scary trend. The research uses a qualitative method with a phenomenological approach. Data were collected through observation, in-depth interviews with six program alumni, and documentation of activities at Nikah Clinic Medan, located in Medan City, North Sumatra. The data analysis technique was conducted by Miles and Huberman which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that Medan Nikah Clinic implemented a holistic education-based da'wah strategy, including: (1) organizing pre-marital lectures based on the integration of religious values and psychology; (2) involving professional da'i with interpersonal communication competencies; (3) establishing discussion forums and confidence-based matchmaking consultations; (4) outbound programs for character strengthening and partner cooperation; and (5) optimizing digital media for adaptive da'wah. This strategy is effective in building the mental, emotional, and spiritual readiness of prospective couples, which is reflected in the participants' narratives of increased self-confidence and decreased anxiety about marriage. This research contributes to enriching the study of da'wah strategies based on contemporary social phenomena and provides practical implications for the development of pre-marital education programs for the younger generation.
Istaid Center Medan's Da'wah Strategy in Countering Extreme and Liberal Narratives in the Post-truth Era Siregar, Rahmat Mubarok; Muin, Mohd Iqbal Abdul
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 16, No 1 (2026): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jiik.v16i1.39404

Abstract

This study examines the Islamic Thought and Information for Da’wah (ISTAID) Center Medan's da'wah strategy in responding to and countering the growth of extreme and liberal religious narratives in the post-truth era. The study focuses on the da'wah strategy implemented, the challenges faced, and the impacts felt by the congregation and the institution. This study aims to understand how ISTAID designs and implements da'wah oriented towards fostering a holistic and responsible understanding of religion amidst the rapid flow of digital information. The research method used is a qualitative descriptive case study approach. Data were obtained through in-depth interviews with ISTAID administrators, religious teachers (ustadz) who provide lectures, and participants in youth development programs, supplemented by secondary data sourced from relevant journals and books. The results show that ISTAID develops a da'wah strategy through da'wah bulletins, weekly face-to-face lectures, and tiered cadre development. This strategy helps the congregation develop a critical attitude towards religious information and avoid narrow or too loose understanding. Furthermore, strengthening the community and cadres of Islamic preachers is a crucial factor in maintaining the sustainability of ISTAID's Islamic preaching in the post-truth era, which is rife with disinformation and fragmented religious discourse.
MANAGING PREMARITAL GUIDANCE THROUGH A PSYCHOSOCIAL DA’WAH APPROACH: EVIDENCE FROM KUA SUNGGAL DISTRICT Haqq, Wadinil; Muin, Mohd Iqbal Abdul
Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 22, No 1 (2026): Hikmah Journal of Islamic Studies (In Proggress)
Publisher : STAI ALHIKMAH Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47466/hikmah.v22i1.385

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the management of premarital guidance based on a psychosocial da’wah approach at the Office of Religious Affairs (KUA) of Sunggal District. The study focuses on program planning and implementation, da’wah strategies for strengthening the psychosocial readiness of prospective couples, and the evaluation of the guidance program. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, and were analyzed using an interactive analysis model. The findings indicate that premarital guidance at KUA Sunggal District was implemented in a structured manner by integrating Islamic da’wah values with psychosocial concerns. The da’wah strategies applied were communicative, persuasive, and dialogical through discussions, question-and-answer sessions, and case-based reflection, which contributed positively to the development of prospective couples’ mental, emotional, social, and spiritual readiness. Evaluation was conducted through reflection during the activities and follow-up consultations; however, it was not yet supported by a systematic long-term monitoring mechanism. This study concludes that premarital guidance based on a psychosocial da’wah approach can strengthen prospective couples’ readiness for married life, although it still requires improvement in sustainable evaluation systems and post-marital guidance. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen bimbingan pranikah berbasis pendekatan dakwah psikososial di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sunggal. Fokus penelitian meliputi perencanaan dan pelaksanaan program, strategi dakwah dalam memperkuat kesiapan psikososial calon pasangan, serta evaluasi program bimbingan pranikah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa bimbingan pranikah di KUA Kecamatan Sunggal dilaksanakan secara terstruktur dengan mengintegrasikan nilai-nilai dakwah Islam dan perhatian terhadap aspek psikososial. Strategi dakwah yang diterapkan bersifat komunikatif, persuasif, dan dialogis melalui diskusi, tanya jawab, dan refleksi berbasis kasus, yang berkontribusi positif terhadap pengembangan kesiapan mental, emosional, sosial, dan spiritual calon pasangan. Evaluasi dilakukan melalui refleksi selama kegiatan dan konsultasi lanjutan; namun, evaluasi tersebut belum didukung oleh mekanisme pemantauan jangka panjang yang sistematis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bimbingan pranikah berbasis pendekatan dakwah psikososial dapat memperkuat kesiapan calon pasangan dalam memasuki kehidupan pernikahan, meskipun masih memerlukan penguatan pada sistem evaluasi berkelanjutan dan bimbingan pascanikah.