Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Strategi Project Based Learning Dalam Mata Pelajaran Akidah Akhlak di SMP Muhammadiyah 16 Lubuk Pakam Rinda Sari; Arlina; Devi Puja Kesuma; Muhammad Ilham
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.3890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning atau PjBL) dalam mata pelajaran Akidah Akhlak di SMP Muhammadiyah 16 Lubuk Pakam. Dengan menggunakan metode kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan PjBL melalui proyek pembuatan tasbih berdampak positif terhadap motivasi, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa. Proses pembelajaran terdiri dari enam tahapan: pemberian pertanyaan, perencanaan proyek, penentuan jadwal, pengawasan pelaksanaan, asesmen, dan evaluasi proyek. Hasilnya, siswa merasa lebih senang, aktif, kreatif, dan percaya diri dalam pembelajaran, karena strategi ini menekankan pembelajaran kolaboratif, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merekomendasikan PjBL sebagai pendekatan inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Akidah Akhlak.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning atau PjBL) dalam mata pelajaran Akidah Akhlak di SMP Muhammadiyah 16 Lubuk Pakam. Dengan menggunakan metode kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan PjBL melalui proyek pembuatan tasbih berdampak positif terhadap motivasi, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa. Proses pembelajaran terdiri dari enam tahapan: pemberian pertanyaan, perencanaan proyek, penentuan jadwal, pengawasan pelaksanaan, asesmen, dan evaluasi proyek. Hasilnya, siswa merasa lebih senang, aktif, kreatif, dan percaya diri dalam pembelajaran, karena strategi ini menekankan pembelajaran kolaboratif, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merekomendasikan PjBL sebagai pendekatan inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Akidah Akhlak.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DALAM MANAJEMEN PROMOSI SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAN KUANTITAS PESERTA DIDIK Muzdalifah Rohami Harahap; Abdul Fattah Nasution; Dela Fahiran Pandiangan; Devi Puja Kesuma; Muhammad Habibi Rangkuti
Cemara Education and Science Vol. 4 No. 1 (2026): Vol IV. Edisi I. Tahun 2026
Publisher : Cendekia Madani Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media sosial telah mendorong perubahan signifikan dalam praktik manajemen promosi sekolah di era digital. Media sosial tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi, tetapi juga berperan strategis dalam membangun citra lembaga pendidikan serta meningkatkan daya tarik sekolah di tengah persaingan antar lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial dalam manajemen promosi sekolah serta perannya dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan menelaah berbagai sumber pustaka yang relevan, meliputi buku, artikel jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan manajemen promosi pendidikan dan penggunaan media sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran literatur dan analisis kritis terhadap konsep, teori, serta temuan empiris yang mendukung fokus penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial yang dikelola secara terencana, konsisten, dan berkelanjutan mampu meningkatkan visibilitas sekolah, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta memperluas jangkauan promosi secara efektif dan efisien. Selain itu, media sosial berperan dalam menyampaikan informasi akademik, prestasi, dan keunggulan sekolah, yang berdampak pada peningkatan jumlah pendaftar serta kualitas peserta didik yang diterima. Oleh karena itu, media sosial perlu diintegrasikan secara optimal dalam perencanaan dan kebijakan manajemen promosi sekolah sebagai bagian dari pengelolaan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.