Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS SALURAN PEMASARAN SELADA HIDROPONIK (Studi Kasus pada Kelompok Tani Arurang Farm di Desa Sukasetia Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis) Salapudin, Asep Sahlan; Rochdiani, Dini; Azis, Saepul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16143

Abstract

Saluran pemasaran memiliki peranan penting dalam keberhasilan pemasaran. Saluran pemasaran dan bagian harga (Farmer’s share) menjadi salah satu faktor yang menentukan keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Saluran pemasaran yang ada pada Kelompok Tani Arurang Farm ; (2) Biaya pemasaran, keuntungan, dan margin pemasaran selada hidroponik ; (3) Farmer’s Share yang diterima Kelompok Tani Arurang Farm. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus yang penentuan lokasinya dilakukan secara sengaja (Purposive) pada Kelompok Tani Arurang Farm di Desa Sukasetia Kecamtan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis dengan pertimbangan bahwa Kelompok Tani Arurang Farm merupakan satu-satunya Kelompok Tani yang mengusahakan komoditas selada dengan sistem hidroponik. Sampel lembaga pemasaran diambil dengan cara Snowball sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis biaya pemasaran, margin pemasaran, keuntungan pemasaran, dan  farmer’s share. Hasil penelitian menunjukan bahwa:1. Terdapat dua saluran pemasaran selada hidroponik pada Kelompok Tani Arurang Farm yaitu: Kelompok Tani           KonsumenKelompok Tani          Pedagang Pengecer               Konsumen2. Harga jual selada pada pola pemasaran I sebesar Rp 20.000 dengan marjin pemasran 0. pada pola pemasaran II untuk pedagang pengecer I harga beli Rp 15.000/Kg, marjin Rp 10.000/Kg, biaya pemasaran Rp 4.400/Kg dan harga jual Rp 25.000/Kg dengan keuntungan Rp 5.600/Kg.dan pada pedagang II harga beli Rp 16.000/Kg, biaya pemasaran Rp.1.300, marjin Rp 9.000/Kg dan harga jual Rp 25.000/Kg dengan keuntungan Rp 7.700/Kg.3. Farmer’s share yang diterima pada pola pemasaran I 100 persen dan pada pola pemasaran II yaitu pada pedang I 60% dan pedagang II 64%.
Beyond Talent Management: The Critical Role of Flexible Working Arrangements in Enhancing Public Sector Job Satisfaction Azis, Saepul; Prasetyaningtyas, Sekar Wulan
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 7 No. 1 (2026): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (March-April 2
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v7i1.6398

Abstract

This study assesses the impact of talent management and flexible working arrangements on job satisfaction and employee performance, especially in the public sector post-merger period. The data is collected by employee of Indonesia’s research and innovation agency which has merged with several research and development institutions. The author also explains more about the effect of talent management and flexible working arrangements on employee performance, which is influenced by job satisfaction. This study uses talent management and flexible working arrangements on job satisfaction and employee performance in the public sector institutions of research and innovation in Jakarta area by using variables that affect employee performance. Questionnaire were distributed online to 182 employee respondent who worked at research and innovation agency in the Jakarta area. The data were then analyzed using PLS-SEM through SmartPLS 4 software. The results of this study indicate a non significant effect of talent management on job satisfaction and employee performance. And conversely, the effect of flexible working arrangements on job satisfaction is positive significant. Employees value the ability to control their time and environment of flexible working arrangements, which directly translates to higher satisfaction.