Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Implementing Local Wisdom Through Project-Based Learning in ELT and Pancasila Student Profile Fani, Armin; Novi Nurdian; Novi Suma Setyawati
Acitya: Journal of Teaching and Education Vol. 7 No. 1 (2025): ACITYA Journal of Teaching and Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/ajte.v7i1.4185

Abstract

This study delves into implementation of local wisdom through project-based learning (PjBL) in English language teaching (ELT) and Pancasila student profiles development program. Conducting through interview research principles, this study aims at describing the implementation phases of local wisdom through PjBL in ELT and Pancasila student profiles development program and its constraints. The participants of this study are school principals, three English teacher, and two students. In-dept interviews were conducted as data collection technique. The finding of this shows that the implementation covers planning, integrating, and assessing phases. The finding also elaborates some practical constraints. While providing valuable information, this study acknowledges its limitation and offers suggestion for future research.
Strategi Guru Mengelola Kelas untuk Meningkatkan Disiplin dan Motivasi Belajar Siswa di Sekolah Dasar Novi Nurdian; Muhammad Supian Sauri; Armin Fani
DIDAKTIKA Vol 31 No 1 (2025): Volume 31 Nomor 1 February 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/didaktika.v31i1.9470

Abstract

"Effective classroom management is the key to creating a conducive learning environment, improving discipline, and motivating students to learn. Teachers play an important role in implementing classroom management strategies that can direct students' behavior in a positive direction. The application of the right classroom management strategies is expected to improve student discipline and learning motivation in schools. This study aims to analyze the classroom management strategies used by teachers to improve student discipline and their implications for learning motivation in elementary schools. This research uses a qualitative approach with a case study design, conducted at an elementary school in Banjarmasin City. The subjects of the study are the class teacher and students, with data collected through observation, semi-structured interviews, and documentation. The results show that the teacher applies several key strategies, including consistent enforcement of classroom rules, providing positive reinforcement, and a personal approach in handling discipline violations. These strategies not only improve student discipline but also motivate them by creating a conducive learning environment, fostering positive relationships between teachers and students, and rewarding student efforts. These findings support relevant classroom management and learning motivation theories.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA BENDA KONGKRET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Muhammad Supian Sauri; Novi Nurdian
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 20 No. 1 (2025): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v20i1.235

Abstract

This research aims to evaluate the effectiveness of using concrete object media in improving student learning outcomes at SD Negeri Alalak Selatan 4 Banjarmasin. The research was conducted in class V and used pre-test and post-test techniques to collect data. The test is given in the form of essay questions that cover integer arithmetic operations. The research results show that there is no significant influence from the use of concrete object media on student learning outcomes. Although there was an increase in learning outcomes after treatment with this media, the difference was not significant. Statistical analysis using the t-test shows that the tcount value is smaller than the ttable value, so the hypothesis is rejected. In conclusion, the use of concrete object media has not had a significant impact on student learning outcomes due to the possibility of students' lack of habits and skills in using this media.
Media Video Animasi sebagai Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Erniawati, Erniawati; Novi Nurdian; Zulparis, Zulparis
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengalaman guru dan siswa dalam penggunaan media video animasi sebagai inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain naratif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap satu guru kelas IV di SDN Tamban Lupak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video animasi dua dimensi (2D) berbentuk naratif mampu membantu visualisasi materi abstrak, meningkatkan fokus, partisipasi aktif, serta pemahaman siswa terhadap materi. Hambatan yang muncul meliputi keterbatasan sarana, gangguan teknis, dan kesulitan memilih konten yang sesuai. Namun, hambatan tersebut dapat diatasi melalui perencanaan matang dan kreativitas guru. Dengan demikian, penggunaan video animasi terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.
Lingkungan Sekolah dalam Membangun Motivasi Belajar Larawati, Larawati; Novi Nurdian; Zulparis, Zulparis
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran lingkungan sekolah dalam membangun motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi wawancara. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Partisipan penelitian terdiri dari satu orang guru sekolah dasar yang dipilih secara purposive. Analisis data meliputi pengorganisasian data, pemberian kode dan kategorisasi, interpretasi, serta validasi melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang bersih, nyaman, dan tertata rapi dapat menumbuhkan semangat belajar siswa. Hubungan sosial yang positif antara guru dan siswa maupun antar siswa menciptakan suasana belajar yang kondusif. Guru berperan penting dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar serta membangun hubungan emosional dengan siswa. Meskipun keterbatasan fasilitas belajar masih menjadi tantangan, kreativitas guru dalam menggunakan alat peraga sederhana tetap efektif dalam meningkatkan motivasi belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan sekolah yang mendukung dan keterlibatan guru saling melengkapi dalam membangun motivasi belajar siswa.
Perilaku Bullying di Sekolah Dasar Kecamatan Basarang: Faktor Penyebab dan Pencegahan Marselina Tinora; Abdul Khair Amrullah; Novi Nurdian
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku bullying (bullying behavior) di sekolah dasar Kecamatan Basarang, mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya bullying, serta mendeskripsikan upaya pencegahan melalui penerapan sanksi akademik (academic sanctions). Fenomena bullying merupakan masalah serius yang dapat mengganggu perkembangan psikologis dan sosial peserta didik, sehingga penanganannya memerlukan strategi yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, mengambil data melalui wawancara terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap guru, kepala sekolah, pelaku, dan korban bullying di SDN 1 Maluen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying terjadi dalam bentuk fisik, verbal, dan psikologis dengan dampak trauma baik secara verbal maupun non-verbal pada korban. Faktor penyebab bullying berasal dari individu pelaku, lingkungan sosial, dan interaksi antar siswa. Penerapan sanksi akademik secara mendidik terbukti efektif sebagai upaya pencegahan dan memberikan efek jera kepada pelaku. Peran aktif guru, kepala sekolah, orang tua, serta dukungan sosial sangat menentukan dalam mengatasi bullying dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pendidikan karakter, pelibatan orang tua, dan konseling sebagai bagian dari strategi komprehensif dalam pencegahan bullying.
Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar Lisna, Lisna; Zulparis, Zulparis; Novi Nurdian
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar matematika pada siswa kelas II sekolah dasar. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di SDN Basirih 11 Banjarmasin. Subjek penelitian terdiri atas seorang guru kelas II dan dua siswa yang mengalami kesulitan belajar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembelajaran berupa penggunaan media konkret seperti stik es krim dan koin, penerapan pendekatan kontekstual dengan mengaitkan soal matematika pada kehidupan sehari-hari siswa, pelaksanaan pembelajaran remedial secara bertahap, pemberian dukungan emosional berupa motivasi dan pujian, serta pelaksanaan asesmen formatif untuk mendeteksi kesulitan siswa sejak dini. Strategi tersebut meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan pemahaman konsep siswa. Meskipun demikian, guru menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan antar siswa, dan keterbatasan fasilitas. Secara keseluruhan, strategi guru yang adaptif dan kontekstual terbukti efektif membantu siswa mengatasi kesulitan belajar matematika baik secara kognitif maupun afektif.
Potret Kesulitan Membaca Permulaan di SD Pedesaan Nur Qomariyah; Novi Nurdian; Zulparis, Zulparis
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesulitan membaca permulaan merupakan hambatan yang masih dialami sebagian siswa sekolah dasar, termasuk di SDN 1 Maluen. Padahal, membaca permulaan menjadi fondasi keterampilan literasi yang sangat menentukan keberhasilan belajar di jenjang berikutnya. Fenomena ini menunjukkan adanya masalah yang perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi, serta mengetahui upaya guru dalam mengatasinya. Desain yang digunakan pada penelitian ini ialah studi kasus. Partisipan penelitian adalah 1 Orang siswa kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teori Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa meliputi keterlambatan mengenal huruf, kesulitan menggabungkan suku kata, membaca kata sederhana, serta memahami makna bacaan. Faktor internal yang memengaruhi adalah rendahnya minat baca, motivasi belajar yang lemah, dan keterbatasan kemampuan kognitif siswa. Faktor eksternal meliputi kurangnya dukungan orang tua, keterbatasan metode pembelajaran guru, serta minimnya fasilitas literasi baik di rumah maupun sekolah. Upaya guru yang dilakukan antara lain memberikan bimbingan tambahan, menggunakan metode membaca berulang, serta menerapkan permainan fonetik. Namun, upaya tersebut masih terkendala keterbatasan sarana dan rendahnya keterlibatan orang tua.