Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan kelembagaan kelompok tani, faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan kelas kelompok tani dan strategi pengembangan kelompok tani. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan tekhik observasi, wawancara dan Focus Group Disscusion (FGD). Peserta FGD ini terdiri dari pengurus kelompok, PPL dan BPP. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposif sampling. Penilaian kelas kelompok tani menggunakan instrumen Surat Keputusan Kepala BPPSDMP No 168 Tahun 2011. Hasil penilaian kelas kelompok tani di Distrik Manokwari Utara secara keseluruhan masih pra-pemula. Faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan kelas kelompok tani yaitu :1) Kelompok belum dikukuhkan, 2) Belum memiliki tujuan yang sama, 3) Peran anggota dan PPL masih rendah 4) Pengetahuan, Pemahaman dan kemampuan anggota kelompok terhadap administrasi masih rendah. Strategi pengembangan kelompok tani yaitu : 1) Melakukan pengukuhan kelompok tani, 2) Melaksanakan pembinaan dengan sistem latihan dan kunjungan, 3) Melaksanakan BIMTEK bagi kelompok tani, 4) Mengadakan pertemuan rutin kelompok dengan PPL, 5). Mengadakan lomba antar kelompok tani. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kelompok tani di Distrik Manokwari Utara masih kategori pra-pemula karena dipengaruhi beberapa faktor yaitu pengukuhan kelompok, administrasi, tujuan, serta peran anggota dan PPL yang masih rendah. Strategi pengembangan kelompok tani yang perlu dilaksanakan yaitu melakukan pengukuhan kelompok tani, pembinaan dengan sistem latihan dan kunjungan kelompok tani di dalam maupun di luar daerah, melakukan BIMTEK tentang Administrasi kelompok, mengadakan pertemuan rutin antara kelompok dan PPL, mengadakan lomba antar kelompok.