Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Perubahan Kebiasaan Konsumsi Buah Sebelum dan Selama Pandemi Covid-19 pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2018 dan Tinjauannya dalam Pandangan Islam Thalib, Faris; Ferlianti, Rika; Arsyad, Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 12 (2024): August 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i12.4306

Abstract

Fenomena kesehatan yang saat ini terjadi di seluruh dunia adalah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Mengkonsumsi buah merupakan salah satu cara untuk meningkatkan imunitas tubuh agar terhindar dari penyakit ini. Pakar ilmu psikologi menjelaskan bahwa perilaku seseorang dipengaruhi oleh pengetahuan yang dimiliki dan ancaman yang dihadapi. Pandemi Covid-19 bisa menjadi momentum yang dapat meningkatkan pengetahuan tentang manfaat buah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian observasi analitik. Penelitian ini dilakukan kepada Mahasiswa Universitas YARSI angkatan 2018. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 133 orang yang diambil dari semua populasi yang memenuhi syarat kriteria insklusi. Data yang dipakai yaitu data primer menggunakan kuisioner daring dan dianalisa dengan analisis univariat. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan terdapat 133 responden dengan responden paling banyak berasal dari kelompok usia 21 tahun (62.4%) dan berjenis kelamin perempuan (54.2%). Untuk hasil pengukuran pengetahuan, mayoritas responden memiliki pengetahuan sedang (65.4%). Untuk hasil pengukuran tingkat konsumsi buah sebelum masa pandemi Covid-19, mayoritas responden tidak rutin mengkonsumsi buah setiap hari (79.0%) dan mengkonsumsi 1-2 porsi buah per minggu (55.6%). Untuk hasil pengukuran tingkat konsumsi buah selama masa pandemi Covid-19, mayoritas responden tidak rutin mengkonsumsi buah setiap hari (48.9%) dan mengkonsumsi lebih dari 5 porsi buah per minggu (36.1%). Mayoritas responden memiliki tingkat konsumsi buah yang meningkat di masa pandemi, dibandingkan dengan sebelum masa pandemi Covid-19.