Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENCATATAN KEUANGAN DAN PENERAPAN PAYMENT BERBASIS QRIS PADA UMKM MINUMAN SARI HONJE KHAS PANGANDARAN Wulandari, Silvi Sri; Ratri Paramitalaksmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v1i4.1858

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pencatatan keuangan dan adopsi teknologi pembayaran digital pada UMKM minuman Sari Honje di Kabupaten Pangandaran. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM adalah rendahnya literasi keuangan dan minimnya pemanfaatan pembayaran digital, yang berpotensi menghambat pertumbuhan usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tiga tahapan utama. Pertama, survei dilakukan untuk mengidentifikasi kendala utama yang dihadapi UMKM melalui wawancara langsung. Kedua, pelaksanaan pendampingan berupa pelatihan pencatatan keuangan sederhana dan implementasi QRIS sebagai metode pembayaran digital. Simulasi dan bimbingan langsung diberikan agar UMKM mampu menerapkan pencatatan keuangan yang lebih sistematis serta menggunakan QRIS dalam transaksi. Ketiga, evaluasi dilakukan melalui kuesioner dan observasi langsung guna menilai efektivitas program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman UMKM terhadap pentingnya pencatatan keuangan yang baik dan pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha. Implementasi QRIS juga berhasil meningkatkan efisiensi transaksi dan memperluas akses pasar bagi UMKM. Keseluruhan kegiatan ini berkontribusi terhadap pemberdayaan UMKM, peningkatan inklusi keuangan, serta pertumbuhan ekonomi lokal. Sebagai tindak lanjut, disarankan agar UMKM terus mengembangkan inovasi produk serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga keuangan untuk keberlanjutan usaha. Program serupa juga dapat direplikasi untuk UMKM lainnya guna mencapai dampak yang lebih luas. Kata Kunci: UMKM, Pencatatan Keuangan, QRIS, Inklusi Keuangan, Pembayaran Digital
PENGARUH PENGELOLAAN KEUANGAN DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP KEBERLANJUTAN UMKM DENGAN MEDIASI INOVASI USAHA DI DESA KARANGBENDA KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN PERIODE 2022-2025 Wulandari, Silvi Sri; As’ari, Hasim
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/1ynq7q14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengelolaan keuangan dan literasi keuangan terhadap keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan inovasi usaha sebagai variabel mediasi di Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fakta bahwa meskipun jumlah UMKM di Kabupaten Pangandaran terus meningkat, banyak pelaku usaha masih menghadapi tantangan dalam hal pengelolaan keuangan, literasi keuangan, serta keterbatasan inovasi produk dan pemasaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal. Populasi penelitian adalah seluruh pelaku UMKM di Desa Karangbenda, dengan teknik sampling jenuh yang menghasilkan 43 responden. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan diolah menggunakan perangkat lunak SPSS. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, serta uji mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan dan literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM. Selain itu, kedua variabel tersebut juga berpengaruh positif terhadap inovasi usaha. Inovasi usaha terbukti berpengaruh terhadap keberlanjutan UMKM dan berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara pengelolaan keuangan dan literasi keuangan dengan keberlanjutan usaha. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kapasitas keuangan dan peningkatan literasi finansial pelaku UMKM dapat mendorong inovasi yang berkelanjutan, sehingga meningkatkan daya saing dan ketahanan usaha di tingkat lokal.