Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Relaksasi Otot Progresif Untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Pada Lanjut Usia Setyo Anggoro, Luke
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 1 (2025): GJMI - JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i1.1346

Abstract

Abstrak Kecemasan merupakan salah satu gangguan psikologis yang sering dialami oleh individu lanjut usia (lansia) dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas intervensi relaksasi otot progresif (Progressive Muscle Relaxation/PMR) dalam menurunkan tingkat kecemasan pada lansia. Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan rancangan one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari delapan lansia berusia 60–80 tahun yang menjalani perawatan di Rumah Perteduhan Efata, Kabupaten Semarang. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Beck Anxiety Inventory (BAI) versi Indonesia, yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Intervensi dilakukan selama lima sesi dalam satu minggu dengan durasi 15–20 menit per sesi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tingkat kecemasan setelah intervensi, dengan rata-rata skor pretest sebesar 33.00 dan rata-rata skor posttest sebesar 28.25. Uji paired samples t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest dengan nilai p = 0,000. Selain itu, wawancara singkat subjek mengungkapkan bahwa subjek merasa lebih tenang, tidur lebih nyenyak, dan mengalami penurunan ketegangan fisik setelah intervensi. Penelitian ini membuktikan bahwa PMR efektif dalam menurunkan kecemasan pada lansia melalui mekanisme pengurangan aktivasi sistem saraf simpatik dan stimulasi sistem saraf parasimpatik. Temuan ini memberikan implikasi penting dalam pengembangan intervensi psikologis yang holistik dan mudah diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan lansia, terutama dalam konteks budaya dan sosial di Indonesia. Kata Kunci: kecemasan, lansia, relaksasi otot progresif,
Efektivitas expressive writing untuk menurunkan kecemasan penderita gangguan bipolar Setyo Anggoro, Luke
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 3 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/intensi.v3i1.4407

Abstract

Gangguan bipolar merupakan salah satu gangguan mood yang ditandai dengan perubahan suasana hati yang ekstrem, dari episode mania hingga depresi. Selain itu, penderita bipolar juga mengalami kecemasan, yang dapat memperburuk kondisi klinis dan meningkatkan risiko kekambuhan serta rawat inap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas expressive writing untuk menurunkan kecemasan pada penderita gangguan Bipolar. Metode kuasi eksperimen one group pretest-posttest digunakan sebagai desain penelitian ini. Teknik sampling dengan memanfaatkan purposive sampling. Sejumlah 6 orang dengan rentang usia 21-50 tahun digunakan sebagai subjek penelitian. Instrument yang digunakan adalah dengan menggunakan Beck Anxiety Inventory (BAI) versi Indonesia untuk kecemasan, alat ukur tersebut sudah teruji validatas dan reliabiltasnya. Uji validitas yang dilakukan menghasilkan validitas yang memiliki korelasi yang positif (r = .52, p < .01). Uji reliabilitas yang dilakukan menghasilkan nilai koefisien Cronbach Alpha sebesar 0,86. Teknik intervensi menggunakan expressive writing. Teknik analisis data dengan menggunakan paired sample t test. Penelitian ini diperoleh ada perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi expressive writing. Hal ini berdasarkan uji t dengan p value yang memperoleh nilai 0,001 < 0,005. Maka dari itu menurut analisis data statistik dapat disimpulkan bahwa expressive writing dapat menurunkan tingkat kecemasan pada penderita gangguan Bipolar. Menulis tentang pengalaman emosional dapat memberikan manfaat psikologis, termasuk pengurangan gejala kecemasan. Kata Kunci: Expressive Writing, Kecemasan, Bipolar