Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

UJI SIFAT FISIK SEDIAAN GRANUL EFFERVESCENT SARI BUAH TOMAT (Solanum lycopersicum L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Ningsih, Ade Irma Fitria
JIKF Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v12i2.2431

Abstract

Tomat merupakan salah satu tanaman yang kaya akan nutrisi untuk kulit, dalam buah tomat matang mengandung komponen NMF (natural moisturizer factor) yang dapat melembabkan kulit secara alami, tomat memiliki kandungan vitamin C yang baik, berguna sebagai antioksidan dan sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik granul effervescent sari buah tomat (Solanum lycopersicum) memenuhi standar. Metode penelitian yang digunakan yaitu motode eval_uatif. Granul effervescent sari buah tomat dibuat dalam tiga formulasi dengan perbedaan konsentrasi zat aktif, sebagai berikut: formula 1 = 20%, formula 2 = 30%, dan formula 3 = 40%. Pada formula 1 didapatkan pengujian waktu alir 0,46 detik, sudut diam 26⁰, pengetapan 12,97%, kadar air 3,9%, dan waktu dispersi 1.13 menit. Pada formula 2, di dapatkan hasil pengujian waktu alir 0,55 detik, sudut diam 25⁰, pengetapan 10,95%, kadar air 2,7%, dan waktu disperse 1.24 menit. Sedangkan pada formula 3, didapatkan hasil pengujian waktu alir 0,80 detik, sudut diam 25⁰, pengetapan 11,63%, kadar air 4,1% dan waktu dispersi 1.21 menit. Dapat disimpulkan bahwa granul effervescent sari buah tomat memenuhi syarat uji sifat fisik granul.
Analisis Parameter Spesifik Ekstrak Etanol Kulit Batang Kelor (Moringa oleifera L.) Asal Desa Kore, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Dompu Ifada, Andy Susbandiyah; Bintoro, Darma Subekti Putra; Ningsih, Ade Irma Fitria
JURNAL ILMIAH FARMASI SIMPLISIA Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Jurusan Farmasi, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jifs.v4i2.758

Abstract

Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat beranekaragam dan sangat melimpah. Tanaman Kelor (Moringa oleifera L.) merupakan salah satu tanaman yang mudah dijumpai di Indonesia dan telah dimanfaatkan secara luas. Seluruh bagian dari kelor diketahui memiliki manfaat bagi kesehatan, termasuk kulit batang kelor.Pemanfaatan tanaman sebagai bahan obat maupun bahan baku obat perlu melalui serangkaian uji untuk memastikan mutu. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian mutu parameter spesifik dan nonspesifik dari Ekstrak Etanol Kulit Batang Kelor asal Desa Kore Kabupaten Dompu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil uji parameter spesifik diperoleh ekstrak kulit batang kelor (Moringa oleifera L) memiliki kandungan Flavonoid, kulit batang yang berbentuk memanjang kasar, tumpul, rata dengan ukuran panjang ± 9 cm dan lebar 2,5 cm, berwarna hijau kecoklatan, berbau khas, dan berasa pahit. Pada pengamatan mikroskopik memiliki fragmen pengenal yaitu berkas pembuluh, sel batu tunggal dan kristal kalsium oksalat berbentuk roset. Kadar senyawa larut air total yaitu 59,04% dan kadar senyawa larut etanol sebesar 33,92%. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa parameter yang diujikan pada ekstrak kulit batang kelor memiliki nilai yang berbeda dengan nilai pada persyaratan mutu sampel daun kelor.
UJI SIFAT FISIK SEDIAAN GRANUL EFFERVESCENT SARI BUAH TOMAT (Solanum lycopersicum L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Ningsih, Ade Irma Fitria
JIKF Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v12i2.2431

Abstract

Tomat merupakan salah satu tanaman yang kaya akan nutrisi untuk kulit, dalam buah tomat matang mengandung komponen NMF (natural moisturizer factor) yang dapat melembabkan kulit secara alami, tomat memiliki kandungan vitamin C yang baik, berguna sebagai antioksidan dan sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik granul effervescent sari buah tomat (Solanum lycopersicum) memenuhi standar. Metode penelitian yang digunakan yaitu motode eval_uatif. Granul effervescent sari buah tomat dibuat dalam tiga formulasi dengan perbedaan konsentrasi zat aktif, sebagai berikut: formula 1 = 20%, formula 2 = 30%, dan formula 3 = 40%. Pada formula 1 didapatkan pengujian waktu alir 0,46 detik, sudut diam 26⁰, pengetapan 12,97%, kadar air 3,9%, dan waktu dispersi 1.13 menit. Pada formula 2, di dapatkan hasil pengujian waktu alir 0,55 detik, sudut diam 25⁰, pengetapan 10,95%, kadar air 2,7%, dan waktu disperse 1.24 menit. Sedangkan pada formula 3, didapatkan hasil pengujian waktu alir 0,80 detik, sudut diam 25⁰, pengetapan 11,63%, kadar air 4,1% dan waktu dispersi 1.21 menit. Dapat disimpulkan bahwa granul effervescent sari buah tomat memenuhi syarat uji sifat fisik granul.
A Uji Sifat Fisik Sediaan Krim Pelembab (Moisturizer) Dari Ekstrak Air Buah Pisang Kepok (Musa Acuminata Balbisiana Colla) Ningsih, Ade Irma Fitria; Ifada, Andy Susbandiyah; Sari, Septya Elvia
JIKF Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v13i1.2582

Abstract

Buah pisang mengandung gula alami seperti sukrosa, fruktosa dan glukosa sehingga buah ini dapat menutrisi kulit. Kandungan didalam pisang yang bermanfaat untuk kulit diantaranya potassium dan glukosa yang berguna menghidrasi dan melembabkan kulit. Pelembab (moisturizer) merupakan sediaan yang digunakan untuk memperbaiki kulit yang kering. Pelembab yang baik harus memenuhi standar persyaratan sehingga perlu dilakukan uji sifat fisik untuk melihat mutu dari pelembab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji sifat fisik ekstrak air buah pisang kepok (Musa acuminata balbisiana Colla) dalam bentuk sediaan krim pelembab. Penelitian ini bersifat eksperimental. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan bahwa hasil uji organoleptis F1, F2, dan F3 replikasi I, II dan III memiliki hasil yang sama yaitu berbau khas, namun F1 berwarna putih, F2 berwarna cream pucat, F3 berwarna cream, dan ketiga formulasi memiliki hasil tekstur yang sama. Pada uji Ph F1, F2 dan F3 pada hari pertama memiliki hasil rata-rata 4,6 dan hari ke-enam 4.5. Pada uji homogenitas bahwa F1, F2 dan F3 replikasi I, II dan III memiliki hasil yang sama menunjukkan sediaan homogen. Pada uji daya sebar F1, F2 dan F3 replikasi I, II, dan III memiliki hasil yang menunjukkan bahwa F1, F2 dan F3 sudah sesuai dan memenuhi standar untuk daya sebar. Pada uji daya lekat F1, F2 dan F3 replikasi I, II dan III memiliki hasil yang menunjukkan sediaan memenuhi syarat uji daya lekat. Sediaan krim pelembab dari ekstrak air buah pisang kepok sudah memenuhi standar uji sifat fisik. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang uji iritasi, uji kelembaban, uji mudahan tercucikan air, uji tipe emulsi dan uji stabilitas .