Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERKEMBANGAN CORAK PENAFSIRAN AL-QUR’AN DARI PERIODE KLASIK SAMPAI MODERN Muhamad Ibtissam Han; Topikurohman
Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an Vol. 20 No. 2 (2020): Al Burhan: Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur’an
Publisher : LP2M Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53828/jznyca75

Abstract

This article will explain the development of the style of interpretation of the Koran from the classical period to the modern period. The authors use the literature research model (literature study) by reading books on interpretations from scholars and commentaries of scholars. Broadly speaking, the Classical period has many agreed-upon models of interpretation based on tradition and many uses of Islamic sources also support the linguistic aspect. While in the modern period emerged against the Old traditions ranging from the use of israiliyat tradition, the authority of the prophet, linguistic to the combination of the tradition of Western positivism thinking that illustrates various interpretations in the modern period with the exchange of mystical concepts and primitive concepts, also helped realize the discussions that support religion drocal.
Modernisasi Pendidikan Perspektif Azyumardi Azra Dan Aplikasinya Dalam Pendidikan Islam M. Zuhriansah; Jamil Abdul Aziz; Muhamad Ibtissam Han
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.884

Abstract

Modernisasi pendidikan Islam menjadi topik penting dalam menjawab tantangan zaman, terutama dalam menghadapi pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Azyumardi Azra mengenai konsep modernisasi dalam pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deduktif dan induktif, yang mengkaji dinamika hubungan antar fenomena yang diamati, tanpa sepenuhnya mengesampingkan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam masih tertinggal dibandingkan dengan sistem pendidikan lainnya, terutama dalam aspek profesionalitas pendidik, kompetensi bersaing, serta perilaku peserta didik yang terkadang bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Selain itu, pendidikan Islam masih menghadapi tantangan dalam merespons perkembangan zaman secara efektif. Gagasan modernisasi Azyumardi Azra menawarkan solusi dengan menekankan integrasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta penguatan daya saing institusi pendidikan Islam di era global. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya reformasi pendidikan Islam agar lebih adaptif terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai fundamentalnya.