Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Anestesi spinal pada pasien hipertiroid berat akibat kehamilan mola hidatidosa: Laporan kasus Nasution, Mukri P.; Kusumaningsih, Prita
Indonesian Red Crescent Humanitarian Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Indonesian Red Crescent Humanitarian Journal
Publisher : Bulan Sabit Merah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56744/irchum.v3i2.66

Abstract

Kehamilan mola hidatidosa merupakan salah satu penyebab hipertiroid berat pada kehamilan. Peningkatan sekresi hCG pada kehamilan mola hidatidosa menyebabkan peningkatan hormon kelenjar tiroid T3 dan T4 dan penurunan TSH karena kesamaan struktur dan reseptor TSH dan hCG sehingga mengakibatkan hCG bertindak langsung pada reseptor TSH yang ada di tiroid. Tindakan anestesi bisa menyebabkan terjadinya kondisi badai tiroid yang mengakibatkan kegagalan jantung kongestif hingga morbiditas yang tinggi. Anestesi Spinal merupakan salah satu pilihan yang tepat sebagai metode anestesi pada tindakan evakuasi mola karena dapat memblok saraf simpatis, mengurangi efek samping dari pelepasan histamin pada tindakan pembedahan dan kontrol nyeri yang baik selama dan sesudah operasi serta memudahkan deteksi awal apabila terjadi badai tiroid. Artikel ini merupakan laporan kasus tentang pasien perempuan usia 49 tahun G3P2A0 dirawat di RSUD Wamena Papua Pegunungan dengan keluhan keluar darah pervaginam sejak 2 bulan sebelum masuk rumah sakit. Pasien ini didiagnosis kehamilan mola hidatidosa dengan hipertiroid berat tanpa krisis tiroid, diagnosis ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada pasien ini dilakukan tindakan evakuasi mola dengan teknik anestesi spinal. Teknik anestesi spinal dipilih karena memiliki keunggulan dalam menghambat rangsangan simpatis, mudah diberikan, onset kerja yang cepat, lebih mudah deteksi awal apabila terjadi badai tiroid.
Khitanan Massal Aman di Masa Pandemi Covid-19 dengan Tes Usap Antigen dan Smartclamp Supartono, Basuki; Kusumaningsih, Prita; Kaurow, Sarah Primadani; Suhaida, Feby Triana; Mufida, Fahira Shafira Qori
Indonesian Red Crescent Humanitarian Journal Vol. 1 No. 1 (2022): Indonesian Red Crescent Humanitarian Journal
Publisher : Bulan Sabit Merah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.047 KB) | DOI: 10.56744/irchum.v1i1.16

Abstract

Pandemi virus corona (pandemi) menurunkan kemampuan ekonomi masyarakat sedangkan masyarakat ingin mengkhitan anaknya. Mengingat hal tersebut perlu ada kegiatan khitanan massal gratis. Risiko penularan Covid19 dapat diminimalkan dengan penerapan protokol kesehatan, skrining, dan teknik khitan yang cepat dengan menggunakan smartclamp. Masyarakat takut ke fasilitas kesehatan karena khawatir penularan virus corona dan karena tindakan tersebut berbayar. Perlu ada kegiatan pengabdian masyarakat yaitu khitanan massal gratis yang aman dan nyaman. Khitanan massal gratis yang aman dan nyaman dengan penerapan protokol kesehatan, skrining dan teknik khitan smartclamp. Peserta yang mendaftar berjumlah 46 anak, dan 39 (85 %) di antaranya mengikuti kegiatan sosialisasi. Skrining Covid -19 dan tes usap antigen diikuti panitia, peserta dan pendamping. 45 peserta, pendamping, dan seluruh panitia semuanya lulus skrining. Pemeriksaan pra khitan diikuti 45 anak dan 4 di antaranya tidak memenuhi indikasi. Peserta yang hadir 41 anak, 1 anak batal dan yang dikhitan berjumlah 40 anakPasca khitanan massal tidak ada laporan dari peserta, orangtua, dan panitia yang terinfeksi Covid – 19. Khitanan massal di masa pandemi berhasil dilaksanakan dengan aman.
Empowerment of Persons with Disabilities Affected by Covid-19 Through Assistance in Repairing Disability Motorcycles Supartono, Basuki; Kusumaningsih, Prita; Zahra, Dewi Fatimah
Indonesian Red Crescent Humanitarian Journal Vol. 1 No. 2 (2022): Indonesian Red Crescent Humanitarian Journal
Publisher : Bulan Sabit Merah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.617 KB) | DOI: 10.56744/irchum.v1i2.21

Abstract

People with disabilities are numerous, reaching 15% of the Indonesian population. Some are independent and make a living by trading around using special motorcycles (disabled motorcycles) as done by members of the Independent Disability Shelter House (Rumsidisma), Rawa Lumbu, Bekasi, West Java. They can not make a living because the motorbike is damaged while they do not have repair funds. This hampered income, and this problem further disrupted their lives during the Covid-19 pandemic. Therefore, it is necessary to carry out community service activities (PKM) to provide funds for repairing disability motorcycles. This activity aims to help people with disabilities in Rumsidisma to be able to earn a living and be independent as before. The method of implementing PKM includes the stages of preparation, implementation, and evaluation. Implementation activities include providing funds and repairing disability motorcycles. Evaluation is carried out through interviews and filling out evaluation forms. All activity processes are carried out by implementing health protocols. PKM activities can repair three disabled motorcycles. Member of Rumsdisma. Can return to making a living and be as independent as before. RecipientsRecembly of assistance were satisfied and agreed that this activity was continued. There were no reports that PKM implementers and beneficiaries were infected with Covid-19. The conclusion is that repairing of the disability motorcycles of Rumsidisma members during the pandemic has been successfully carried out safely and can empower members as before.