Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaran Geografi di SMA Negeri 21 Medan Bawamenewi, Jhon Kevin; Yenny, Novida
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 2, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v2i1.4642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran geografi di SMA N 21 Medan yang dilihat dari aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 21 Medan. Sampel dalam penelitian ini adalah guru geografi yang mengajar pada kelas X dan kelas XI yang dimana berjumlah 2 guru yang mengajar pada kelas tersebut. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Dalam melakukan perencanaan guru geografi melakukan 4 langkah yaitu; memahami CP, TP, menyusun ATP, dan membuat dan menyusun modul ajar. Hasil validasi ATP kelas X adalah 92%, dan pada kelas XI adalah 76%. Hasil validasi modul ajar kelas X adalah 25%, dan pada kelas XI adalah 67%. (2) Hasil penilaian menunjukan bahwa pelaksanaan implementasi kurikulum Merdeka pada kelas X adalah 84% dan pada kelas XI adalah 86%. Pelaksanaan pembelajaran geografi di SMA Negeri 21 Medan sudah berjalan dengan baik, meskipun pada saat proses pelaksanaan masih banyak kesulitan dan kendala dikarenakan kurikulum merdeka merupakan kurikulum baru. (3) Evaluasi atau penilaian yang dilaksanakan oleh guru geografi SMA Negeri 21 Medan menggunakan 2 cara penilaian yaitu assesmen formatif dan assesmen sumatif. (4) Berdasarkan hasil perhitungan nilai implementasi kurikulum merdeka pada kelas X yang berjumlah 67% (kurang baik) dan pada kelas XI berjumlah 77% (cukup) maka dapat disimpulkan bahwa implementasi kurikulum merdeka di SMA Negeri 21 Medan termasuk dalam kategori kurang baik. Hal ini menandakan bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka di sekolah tersebut belum berjalan secara optimal dan masih memerlukan berbagai perbaikan.