Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Transformasi Ekonomi Lokal Kabupaten Bintan dalam Acara MICE Baitanu, Fitriana
JBT (JURNAL BISNIS dan TEKNOLOGI) Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL BISNIS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Nsc Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62045/jbt.v12i1.398

Abstract

Kontribusi acara MICE (Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition) terhadap perekonomian lokal di Kabupaten Bintan. Dengan potensi pariwisata yang kaya dan infrastruktur yang terus berkembang, Bintan memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi unggulan dalam penyelenggaraan acara MICE. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan, serta analisis data sekunder mengenai pelaksanaan acara MICE di daerah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa acara MICE memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian lokal, antara lain melalui peningkatan pendapatan daerah, penciptaan lapangan kerja, dan promosi pariwisata. Selain itu, pengembangan infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung kegiatan MICE juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan acara MICE, yaitu persaingan dengan destinasi lain dan kebutuhan akan pengelolaan yang lebih baik. Dari temuan ini, disarankan agar pemerintah dan pemangku kepentingan terkait meningkatkan kolaborasi dalam merancang strategi pengembangan MICE yang berkelanjutan, guna memaksimalkan potensi ekonomi Kabupaten Bintan sebagai salah satu pusat MICE di Indonesia.
The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban: The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban Baitanu, Fitriana
International Journal of Travel, Hospitality and Events Vol. 4 No. 3 (2025): International Journal of Travel, Hospitality and Events
Publisher : The Postgraduate School of Tourism Sahid Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/ijothe.v4i3.679

Abstract

Purpose: This study aims to examine the role of the Tanjung Uban Night Market as a space for nostalgia tourism. The research focuses on identifying how three main elements—local culinary heritage, market atmosphere, and social interaction—act as triggers of nostalgia, and how these experiences influence perceived value, satisfaction, place attachment, and revisit intentionn. Research methods: This study applied a qualitative descriptive approach. Data were collected through direct observation and in-depth interviews with 20 purposively selected participants, consisting of local visitors, vendors, and domestic tourists. Thematic analysis was employed to identify patterns and themes related to nostalgic experiences. Results and discussions: The findings revealed that culinary specialties such as otak-otak, gonggong, and traditional snacks, together with the lively yet simple atmosphere and strong social interactions, serve as powerful nostalgia triggers. These elements evoked emotional connections that enhanced visitor satisfaction, fostered cultural appreciation, and strengthened place attachment. The study underscores the role of night markets as socio-cultural spaces that reinforce destination identity and encourage revisit intention through nostalgic experiences Implication: The results emphasize the importance of integrating nostalgia-based experiences into local tourism development strategies. Policymakers and tourism stakeholders in Bintan should consider branding night markets not only as culinary destinations but also as cultural and emotional tourism spaces to enhance visitor engagement and loyalty
Nostalgia Minuman Lokal Menjadi Daya Tarik Wisatawan dengan Minuman Sirup Nira Baitanu, Fitriana; Situmorang, Sinta Monalisa; Sihite, Hetty Yulianti
HOME : Hospitality and Gastronomy Research Journal Vol. 7 No. 1 (2025): HOME: Hospitality and Gastronomy Research Journal
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61141/home.v7i1.616

Abstract

Nostalgia terhadap minuman lokal dapat menjadi daya tarik kuat bagi wisatwan, terutama dengan pengenalan sirup sebagai salah satu pilihan. Sirup nira yang terbuat dari kelapa yang diolah dengan cara tradisional, tidak hanya menawarkan rasa manis yang khas tetapi juga menyimpan nilai budaya yang mendalam. Melalui pengembangan varian baru dari sirup nira, potensi untuk menarik lebih banyak wisatawan semakin meningkat. Minuman ini dapat disajikan dalam berbagai bentuk, campuran dengan buah-buahan lokal dan sebagai bahan dasar dalam minuman segar lainnya, sehingga menciptakan pengalaman kuliner yang bervariasi dan menarik. Dengan mempromosikan sirup nira sebagai bagian dari warisan budaya, wisatawan tidak hanya menikmati cita rasa unik tetapi juga belajar tentang proses pembuatan dan tradisi yang melatarbelakanginya.Oleh karena itu, pengembangan dan promosi sirup nira sebagai minuman lokal tidak hanya berpotensi meningkatkan kunjungan wisata tetapi juga memperkuat identitas budaya daerah, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, dan menciptakan kenangan indah bagi para pengunjung.Kata kunci: Nostalgia, Minuman Lokal, Inovasi Minuman, Daya Tarik Wisata 
Customer repurchase intention in The Duolos Phos Hotel Bintan Sihite, Hetty Yulianti; Baitanu, Fitriana
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 8, No 2 (2025): October
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v8i2.84457

Abstract

AbstractThis study aimed to analyze the influence of service quality, menu variation, and restaurant promotion on the customer repurchase intention at Duolos Phos The Ship Hotel Bintan. Hence, this study explored the importance of maintaining customer loyalty in the hospitality industry, especially in maintaining the service quality in the restaurant, attractive menu variation, and effective promotional strategies. The method used in this research was a quantitative approach while the data were collected using questionnaires. The population of the study was the customers of the hotel restaurant, and the samples were decided through purposive sampling techniques. Using a quantitative approach with primary data from 100 respondents analyzed through PLS-SEM, the results show that restaurant promotion has the strongest influence on repurchase intention (t = 8.566), followed by menu variation (t = 5.075) and service quality (t = 3.953). The findings revealed that menu variation, restaurant promotion, and service quality simultaneously had a significant influence on customer repurchase intention. On the other hand, menu variety and restaurant promotion had a significant influence, while service quality showed a lower but still relevant effect. These findings indicated that by improving the preparation of menu variation according to customer preferences and the strength of promotion in restaurants, they become the main strategies in increasing customer repurchase intention. Therefore, the management must pay attention to these three aspects in an integrated manner to increase customer loyalty.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan, variasi menu, dan promosi restoran terhadap niat pembelian ulang pelanggan di Duolos Phos The Ship Hotel Bintan. Oleh karena itu, penelitian ini mengeksplorasi pentingnya menjaga loyalitas pelanggan dalam industri perhotelan, terutama dalam menjaga kualitas layanan di restoran, variasi menu yang menarik, dan strategi promosi yang efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif sementara data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Populasi penelitian ini adalah pelanggan restoran hotel, dan sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer dari 100 responden yang dianalisis melalui PLS-SEM, hasilnya menunjukkan bahwa promosi restoran memiliki pengaruh paling kuat terhadap niat pembelian ulang (t = 8,566), diikuti oleh variasi menu (t = 5,075) dan kualitas layanan (t = 3,953). Temuan tersebut mengungkapkan bahwa variasi menu, promosi restoran, dan kualitas layanan secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap niat pembelian ulang pelanggan. Di sisi lain, variasi menu dan promosi restoran memiliki pengaruh yang signifikan, sementara kualitas layanan menunjukkan efek yang lebih rendah tetapi masih relevan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan penyajian variasi menu sesuai preferensi pelanggan dan kekuatan promosi di restoran menjadi strategi utama dalam meningkatkan niat pembelian ulang pelanggan. Oleh karena itu, manajemen harus memperhatikan ketiga aspek ini secara terintegrasi untuk meningkatkan loyalitas pelanggan.