Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Perilaku Sosial Pada Wanita Pekerja Seks (WPS) di Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kota Cirebon Nur Romli; Febrio Maulana; Muthiatus Saidah
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i1.585

Abstract

Perkembangan zaman semakin pesat dan semakin pesat pula teknologi yang berkembang, pergaulan yang semakin bebas menyebabkan banyak orang-orang yang salah dalam bergaul dengan begitu sebagian orang terbawa arus akan pergaulan bebas yang menjurus kepada seks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perilaku sosial pada Wanita Pekerja Seks (WPS) di Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kota Cirebon. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melalui observasi lapangan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan WPS masih menimbulkan kontroversi di masyarakat, di mana sebagian menerima dan sebagian menolak. Dampak sosial yang muncul termasuk penyebaran penyakit kelamin, merusak kehidupan keluarga, serta mengganggu nilai moral dan hukum. PKBI berperan dalam memberikan edukasi kesehatan reproduksi dan pemeriksaan kesehatan untuk WPS. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai keberadaan WPS dan dampaknya terhadap kesehatan dan moralitas sosial.
Analisis Perbandingan Waktu dan Biaya Pekerjaan Pelat Lantai Menggunakan Metode Konvensional dan Precast Half Slab pada Rumah Sakit X Febrio Maulana; Ari Syaiful Rahman Arifin; Muvi Yandra; Fani Keprila Prima
MASALIQ Vol 6 No 3 (2026): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v6i3.9677

Abstract

The selection of the floor slab construction method has become an important issue in multi-storey building projects because it directly affects time and cost efficiency, while studies specifically comparing conventional and precast half slab methods in hospital buildings remain relatively limited. This study aims to analyze the comparison of time and cost in floor slab work using conventional and precast half slab methods in the construction of Hospital X. This study employed a quantitative approach with a case study design. Data were collected through field observation, interviews, and project documentation, and were then analyzed using descriptive comparative analysis. The results showed that the conventional method required a duration of 26 days per floor at a cost of Rp594,552,359, whereas the precast half slab method required a duration of 18 days per floor at a cost of Rp425,251,134. These findings indicate that the precast half slab method was 8 days faster and saved Rp169,301,225 compared with the conventional method. Thus, this study confirms that the precast half slab method is more efficient in terms of time and cost, and provides a practical contribution for contractors and project owners in determining a more effective floor slab work method for hospital buildings and multi-storey buildings.