Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sekularisme: Ajaran Dan Pengaruhnya Dalam Dunia Pendidikan Masykur, Agus
PELITA - JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol 3 No 1 (2025): PELITA- JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN
Publisher : STAI AL GAZALI SOPPENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69839/pelita.v3i1.63

Abstract

Penelitian ini membahas Sekularisme: Ajaran dan Pengaruhnya dalam Dunia Pendidikan dengan fokus pada dampak sekularisme terhadap sistem pendidikan di Indonesia. Sekularisme, sebagai paham yang memisahkan urusan agama dari kehidupan publik, telah mempengaruhi kurikulum dan metode pengajaran di sekolah-sekolah. Penelitian ini mencatat bahwa penerapan sekularisme dalam pendidikan sering kali menghasilkan materi ajar yang tidak sejalan dengan nilai-nilai agama, sehingga mengakibatkan pelajar terjebak dalam perilaku amoral dan menjauh dari ajaran spiritual. Melalui pendekatan deskriptif, artikel ini juga mengeksplorasi bagaimana sekularisasi materi ajar dapat mengubah cara berpikir siswa, menjadikan mereka lebih fokus pada aspek duniawi ketimbang spiritual. Penulis menyarankan perlunya integrasi nilai-nilai agama dalam pendidikan untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki moral yang kuat. Dengan demikian, artikel ini berupaya memberikan wawasan tentang pentingnya menyeimbangkan antara sekularisme dan pendidikan berbasis nilai-nilai agama demi kemajuan bangsa.
Moderasi Beragama Sebagai Paradigma Pemikiran Islam di Indonesia Masykur, Agus
PELITA - JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol 3 No 2 (2025): PELITA- JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN
Publisher : STAI AL GAZALI SOPPENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moderasi beragama merupakan paradigma penting dalam perkembangan pemikiran Islam di Indonesia yang berupaya menjaga keseimbangan antara keberagamaan yang toleran dan tetap berpegang pada prinsip-prinsip ajaran Islam. Konsep ini menjadi semakin relevan dalam konteks kebinekaan bangsa Indonesia yang plural secara agama, budaya, dan etnis. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji moderasi beragama sebagai bentuk pemikiran Islam yang responsif terhadap tantangan zaman, serta mengidentifikasi karakteristik, landasan teologis, dan aplikasinya dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap literatur keislaman, dokumen kebijakan, serta karya-karya pemikir Islam Indonesia kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa moderasi beragama di Indonesia tidak hanya memiliki dasar dalam ajaran Islam seperti prinsip tawasuth (jalan tengah), tasamuh (toleransi), dan i’tidal (keadilan), tetapi juga diperkuat oleh tradisi keislaman lokal yang mengedepankan harmoni dan musyawarah. Moderasi beragama menjadi upaya konstruktif dalam menangkal ekstremisme serta memperkuat kohesi sosial. Dengan demikian, paradigma ini menjadi bentuk pemikiran Islam kontekstual yang mampu menjawab tantangan globalisasi, radikalisme, dan disintegrasi sosial dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.