Lomban Palangiran, Enjelica
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Usia dan Jenis Kelamin dengan Kualifikasi Luka pada Kasus Penganiayaan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari Lomban Palangiran, Enjelica
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 4 No. 1 (2024): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v4i1.75

Abstract

Kasus penganiayaan merupakan permasalahan sosial yang memiliki dampak fisik, psikologis, dan sosial signifikan bagi korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan kualifikasi luka pada kasus penganiayaan yang ditangani di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan total sampel 346 korban penganiayaan. Data diperoleh dari rekam medis pasien yang mencatat informasi mengenai usia, jenis kelamin, dan kualifikasi luka. Analisis dilakukan menggunakan uji chi-square untuk menentukan hubungan antar variabel. Hasil menunjukkan mayoritas korban berjenis kelamin laki-laki (58,1%) dan berusia dewasa (91,3%). Luka ringan merupakan jenis cedera terbanyak (73,1%), diikuti luka sedang (26,3%) dan luka berat (0,6%). Terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin dan kualifikasi luka (p = 0,0001), di mana laki-laki lebih dominan mengalami luka berat (63,2%), sementara perempuan lebih sering mengalami luka sedang dan berat dalam konteks domestik. Sebaliknya, tidak ditemukan hubungan signifikan antara usia dengan kualifikasi luka (p = 0,995), meskipun kelompok usia lanjut (>60 tahun) cenderung lebih rentan terhadap luka berat. Kesimpulan penelitian bahwa ada hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan kualifikasi luka pada kasus penganiayaan yang ditangani di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari.