Bayti Jannah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PEKERJAAN DENGAN KECEMASAN IBU HAMIL DI PUSKESMAS MPUNDA KOTA BIMA Bayti Jannah; Cesa Septiana Pratiwi; Mamnuah
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/h5ym6p79

Abstract

Prevalensi kecemasan kehamilan bervariasi pada trimester kehamilan dengan tingkat yang tinggi pada trimester pertama dan ketiga. Tingkat kecemasan yang tinggi yaitu pada negara dengan penghasilan rendah dan sedang sebesar 20% atau lebih. Kecemasan antenatal berdampak negatif pada ibu maupun bayi. Dampak negatif kecemasan pada ibu yaitu perubahan perilaku ibu hamil seperti pola makan, gaya hidup atau aktifitas fisik, yang mengakibatkan penyulit persalinan. Dampaknya pada bayi baru lahir meliputi masalah seperti berat badan lahir rendah (BBLR), asfiksia, kelahiran prematur, dan perkembangan janin terhambat, yang dapat menyebabkan kematian bayi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pekerjaan dengan kecemasan ibu hamil di Puskesmas Mpunda Kota Bima. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 61 orang dengan sampel sebanyak 53 ibu hamil yang telah mengikuti perawatan antenatal di Puskesmas Mpunda. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu consecutive sampling. Kuesioner yang digunakan untuk mengukur kecemasan yaitu Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS). Berdasarkan uji statistik menggunakan chi-square tingkat kecemasan wanita yang tidak bekerja dengan nilai-p value sebesar 0,018 (p <0,05). Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk memberikan informasi yang holistik kepada ibu hamil supaya meminimalisir kecemasan yang terjadi.
HUBUNGAN KEPATUHAN ANTENATAL CARE DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III  DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARUGA KOTA BIMA TAHUN  2025 Nurfadilah; Bayti Jannah; Tri Yubiah
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 12 No. 01 (2025): Desember 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/crbmww43

Abstract

The maternal mortality rate (MMR) in 2022 was 98 per 100,000 live births, while in 2023 it was 177 per 100,000 live births. In 2024, the maternal mortality rate (MMR) was 86 per 100,000 live births. ANC check-ups are decreasing every year.This research is a quantitative research with an observational analytical design and uses a cross-sectional approach which was carried out in September 2025. The population of pregnant women in the third trimester was 35 pregnant women, with a research sample of 35 pregnant women in the third trimester and using a total sampling technique. Data analysis used the Chi-Square test to test the relationship hypothesis.The results of statistical analysis showed that from a total of 35 respondents, as many as 26 respondents (74.3%) showed compliance in conducting ANC visits, while 9 other pregnant women respondents (25.7%) did not comply in conducting ANC visits as recommended. Then those who experienced anxiety were 28 respondents (80%), while 7 other respondents (20%) did not experience anxiety. Based on the Chi-square test, p Value> 0.153 and p value> 0.05 were obtained, indicating that there was no statistically significant relationship between Antenatal Care Compliance and Anxiety in Pregnant Women in the Third Trimester.