Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis mengenai pengaruh model Retelling Story yang digunakan dalam kemampuan menyimak siswa kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta. Jenis penelitian kuantitatif yang digunakan yaitu model true experimental dengan bentuk posttest-only control grup design. Populasi dari penelitian ini terdiri dari 321 siswa kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan probability sampling menggunakan teknik simple random sampling dan diperoleh 2 kelas sebagai sampel penelitian. Kelas eksperimen adalah kelas VII-E dan kelas kontrol adalah kelas VII-F. Instrumen yang digunakan berupa tes atau praktik yang dihasilkan dari hasil posttest. Hasil uji validitas menggunakan AIKEN's V dan uji validasi menggunakan rumus product moment menghasilkan data yang valid. Uji reabilitas menggunakan rumus Cronbach’s Alpha menghasilkan hasil yang reliabel karena CA = 0,608 > 0,6. Selanjutnya, analisis data dengan rumus Liliefors menghasilkan data yang berdistribusi normal dengan data Lhitung < Ltabel. Uji homogenitas dengan rumus Mann-Whitney menunjukkan hasil yang homogen karena 0,000 < 0,05. Uji hipotesis yang digunakan yaitu uji-t yang memperoleh hasil H1 diterima. Dari hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan yang cukup besar antara hasil kemampuan menyimak kelas eksperimen dan kontrol. Uji Effect Size memperoleh nilai sebesar 2,689, hal ini menunjukkan model Retelling Story memiliki efek yang kuat dalam menciptakan keterampilan menyimak siswa kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta. Kata Kunci: pengaruh, model Retelling Story, kemampuan menyimak