Kinerja merupakan hasil kerja perawat secara nyata yang dikerjakan sesuai dengan tanggung jawabnya. Faktor yang berhubungan dengan kinerja perawat adalah beban kerja, stress kerja dan kompetensi. Beban kerja merupakan sekumpulan kegiatan yang harus diselesaikan oleh perawat diruangan. Beban kerja perawat yang berlebih akan bepengaruh terhadap kualitas kerja perawat tersebut, sehingga dapat menyebabkan perawat tersebut mudah stress. Selain beban kerja dan stress kerja, kompetensi perawat merupakan faktor yang mempengaruhi kinerja perawat, kompetensi merupakan kemampuan atau keahlian seseorang perawat dalam mejalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai perawat professional dilingkungan tempat bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja, stress kerja dan kompetensi dengan kinerja perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di RSUD Indrasari. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 79 orang. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Probability Sampling dengan Proportionate Stratified random sampling. Data diolah dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan sistem komputerisasi, menggunakan uji pearson chi-square. Hasil penelitian menunjukkan beban kerja perawat mayoritas kategori sedang yakni 64,6%, stres kerja perawat mayoritas kategori sedang yakni 62%, kompetensi perawat mayoritas kategori sedang yakni 57%, dan kinerja perawat mayoritas kategori sedang yakni 67,1%. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja (0,001, stres kerja (0,001), kompetensi (0,002) dengan kinerja perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan. Rekomendasi pada pihak manajemen rumah sakit untuk mengutamakan kebutuhan perawat dalam peningkatkan kompetensi dan meningkatkan fasilitas dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan terhadap pasien.