Rizkiyah, Alfiyatur
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis Literasi Digital di SMA Al Muslim Sidoarjo Rizkiyah, Alfiyatur; Masfufah, Masfufah; M, Amir Bandar Abdul
YASIN Vol 5 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v5i1.4870

Abstract

The digital era has brought significant changes to various aspects of life, including the field of education. Information and communication technology has rapidly developed, influencing the way we acquire, process, and disseminate information. One relevant and important approach in this context is digital literacy-based learning. The integration of technology with Islamic religious education materials can have a substantial impact. For instance, in teaching Fiqih about the rituals of Hajj, teachers can utilize instructional videos that explain the sequence of manasik haji in detail or design simple interactive simulations to help students better understand the process. Meanwhile, for Aqidah and Akhlaq lessons, teachers can guide students to compose short sermons that encourage good behavior on social media, basing their arguments on relevant religious texts or verses. Students can then demonstrate their understanding by uploading these sermons to social media platforms. This study employs qualitative research methods. The data sources include direct observations at SMA Al Muslim Sidoarjo and interviews with key informants such as the principal, Islamic education teachers, and students. The data collection techniques used are interviews, observations, and documentation. The research findings indicate that: 1) The implementation of digital literacy in Islamic education learning involves several stages. The first is the planning stage, where teaching modules are prepared in line with the learning objectives. The second stage is the execution, which involves using the school's digital application (My-Al Muslim) to easily access necessary learning resources. The third stage is the evaluation process, where students are assigned tasks. 2) Supporting factors include the provision of facilities such as computers, LCD projectors, and WiFi. On the other hand, the inhibiting factor is the unstable internet connection.
Pemanfaatan Aplikasi Media Sosial dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digitalisasi Rizkiyah, Alfiyatur; Shohib, Mohammad
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 9 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era teknologi informasi saat ini, internet menjadi media pembelajaran digital yang sangat penting, termasuk dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas media sosial, khususnya YouTube dan TikTok, sebagai alat pembelajaran PAI. Berdasarkan studi pustaka yang mendalam, ditemukan bahwa teknologi berbasis komputer dan internet telah menjadi komponen kunci dalam pendidikan modern, memungkinkan inovasi dan efisiensi dalam pembelajaran. Konten video di kedua platform tersebut mencakup berbagai materi PAI yang disajikan secara menarik dan relevan dengan perkembangan zaman, sehingga dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan untuk menganalisis penggunaan media sosial dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video di YouTube dan TikTok dapat mempengaruhi hasil belajar siswa secara positif dan menawarkan fleksibilitas waktu serta tempat untuk belajar secara mandiri. Namun, efektivitasnya tergantung pada keterampilan teknologi para pendidik dan pemilihan konten yang sesuai dengan ajaran Islam. Kesimpulannya, YouTube dan TikTok memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran PAI jika digunakan dengan bijaksana dan didukung pengawasan serta bimbingan yang tepat, sehingga dapat membuat proses pembelajaran lebih menarik dan efisien di era digitalisasi ini.