Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The European Union's Legal Challenge to Indonesia's Nickel Export Ban at the World Trade Organization Fitriani, Annisa; Putri, Degita Armelia; Kurnia, Kireina Ajeng; Hosna, Asmak Ul
Research Horizon Vol. 5 No. 2 (2025): Research Horizon - April 2025
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.5.2.2025.476

Abstract

Abstract The European Union (EU) has filed a lawsuit at the World Trade Organization (WTO) over Indonesia's down streaming policy in the mining industry. Indonesia's policy aims to add value to natural resources through domestic processing. However, the EU argues that it violates WTO rules on non-discrimination and export restrictions. This lawsuit could threaten the development of Indonesia's mining industry by limiting the government's ability to manage its natural resources and implement policies that promote domestic processing. In light of these issues, the purpose of this study is to analyze the impact of the lawsuit on the Indonesian economy, particularly in terms of investment, employment, and environmental sustainability. The use of the internet as a data collection tool allows researchers to access a broad and in-depth range of information according to research needs. The data analysis method used aims to present research results in an organized and easily understandable form. Additionally, it is necessary to explore strategies that Indonesia can adopt to maintain its down streaming policy while fulfilling international commitments. In conclusion, the EU's lawsuit at the WTO highlights the challenges Indonesia faces in implementing its down streaming policy, while calling for a more balanced approach in managing complex international trade relations. Further research is needed to find solutions that can benefit both parties without compromising sustainable development goals.
Analisis Kasus Pencucian Uang Yang Ditransfer Dan Diinvestasikan Ke Dalam Aset Mata Uang Digital (Cryptocurrency) Pandu, Lanang Paramudya Putra; Ramadhani, Tsamara Wifaq; Hosna, Asmak Ul
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi keuangan di era digital telah melahirkan inovasi sistem pembayaran dan investasi baru, salah satunya melalui aset mata uang digital (cryptocurrency). Namun, kemajuan ini juga menimbulkan risiko meningkatnya praktik tindak pidana pencucian uang (money laundering) yang memanfaatkan karakteristik anonim, desentralisasi, dan lintas batas dari transaksi aset digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus pencucian uang yang dilakukan melalui mekanisme transfer atau investasi ke dalam aset mata uang digital, serta menelaah efektivitas kerangka hukum Indonesia dalam menanggulanginya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis-normatif dengan analisis deskriptif terhadap peraturan perundang-undangan terkini, antara lain Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), serta POJK Nomor 27 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Perdagangan Aset Keuangan Digital Termasuk Aset Kripto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pencucian uang melalui aset digital meningkat seiring lemahnya sistem identifikasi dan pengawasan transaksi digital, keterbatasan kerja sama lintas negara, serta transisi pengawasan dari Bappebti ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kesimpulannya, dibutuhkan penguatan regulasi berbasis teknologi, integrasi sistem pelaporan keuangan digital, serta sinergi antara PPATK, OJK, dan aparat penegak hukum untuk memperkuat pencegahan dan pemberantasan pencucian uang di era keuangan digital.