Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Decision Making Regarding Childfree Choices in Couples in The Childfree Facebook Community Indonesia : Analisis Feminisme Radikal Annisa Carolin Sebayang; Hidayat Amsani; Ratih Baiduri
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i1.3319

Abstract

Penelitian ini mendalami bagaimana keputusan pilihan childfree dapat menjadi kesepakatan yang dibangun bersama. Perlu adanya pengkajian berkaitan dengan relasi antara laki-laki dan perempuan dalam mengkomunikasikan hingga dapat saling menyepakati keputusan childfree. Kajian ini berfokus pada 1) latar belakang pengalaman yang dimiliki pasangan dalam memaknai pilihan childfree hingga menyepakati keputusan tersebut, 2) relasi gender dalam keterlibatan pihak laki-laki maupun perempuan ketika menyepakati pilihan childfree. Analisis feminist memungkinkan seseorang untuk menganalisis makna yang tergambar dari relasi gender antara laki-laki dan perempuan dalam kesetaraan hal kuasa dalam menentukan pilihan childfree dipernikahan. Penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi virtual, dianggap dapat memfasilitasi penulis dalam mengumpulkan data terkait dengan temuan penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi observasi terhadap interaksi komunitas secara virtual, wawancara dengan informan antara lain anggota komunitas yang telah menjalani pilihan childfree serta analisis hingga kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa: 1) umumnya anggota komunitas yang telah memilih kesepakatan childfree relatif memiliki cara pandang yang sama dalam memaknai kehadiran anak. Keseluruhan informan mengungkapkan hal yang serupa bahwa kehadiran anak bukanlah keharusan dalam pernikahan, tekanan secara finansial dan psikologis menghadirkan pandangan tersebut. 2). Relasi gender yang digambarkan beberapa pasangan dengan pilihan childfree dibangun atas dasar kesepakatan suami dan istri. Mereka bahkan mencoba memberi ruang bagi pasangannya untuk mendiskusikan pilihan tersebut, agar lebih mudah dalam menjalani kesepakatan childfree.
Budaya Populer Korea dan Sikap Sosial Mahasiswa: Studi Kasus Penggemar K-Pop di IAKN Tarutung Septy Denso Damanik; Tri Quari Handayani; Mhd Ricky Ardiansyah Putra; Rivie Selvianti; Annisa Carolin Br Sebayang
Jurnal Community Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jcpds.v12i1.14825

Abstract

This study aims to analyze and describe the social attitudes of Sociology of Religion students at IAKN Tarutung, who are K-Pop enthusiasts, in their interactions within their residential environments. Using a descriptive qualitative method, data were collected through observation, structured in-depth interviews, and documentation of subjects active in K-Pop fandoms. The findings indicate that student involvement in these communities contributes positively to character building and social integration. This phenomenon is driven by the students' ability to contextually interpret pop culture symbols, allowing them to internalize moral and religious values into their daily behavior. Fandom activities were found to strengthen solidarity, social identity, and group cohesion through collective social actions. Sociologically, the consumption of foreign culture does not degrade local identity; instead, it serves as an instrument for reinforcing prosocial behavior aligned with local community norms. These results confirm that participation in popular culture can coexist with individual character development and social harmony.
ANCAMAN BUNUH DIRI PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR: URGENSI DETEKSI DINI DAN INTERVENSI EKOLOGIS Rivie Selvianti; Mhd Ricky Ardiansyah Putra; Annisa Carolin Br Sebayang; Lode Wijk Pandapotan Girsang; Irda Yusepa
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v7i2.26545

Abstract

The phenomenon of suicide has become a serious threat to global public health, with a shifting trend now affecting primary school-aged children. This study aims to explore the complex dynamics behind suicidal behavior in children through an ecological perspective and identify risk factors as well as prevention efforts. The method employed is a literature review with a descriptive-qualitative approach to integrate various developmental theories and actual case report data. The results of the study indicate that destructive actions in children are the result of systemic dysfunction across various layers of the living environment, from the microsystem to the macrosystem. Key triggering factors include economic pressure, family conflict, verbal abuse, and the negative impact of digital technology. The lack of early detection and the high social stigma in Indonesia further exacerbate this risk. Child suicide prevention requires multisectoral synergy through the LIVE LIFE strategy, which includes strengthening emotional resilience from an early age, educating on positive parenting, and providing accessible, child-friendly mental health support services
PENGUATAN PENGETAHUAN LOKAL MANGROVE BAGI PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR DESA REGEMUK Gadis Anastasia; Rivie Selvianti; Kris Suspon Rama; Annisa Carolin Br Sebayang; Septy Denso Damanik
Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA Vol. 7 No. 2 (2026): Mei - Oktober
Publisher : LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/baktikita.v7i2.13901

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki nilai ekologis dan sosial yang penting bagi keberlanjutan kawasan pesisir. Di Desa Regemuk, Kabupaten Deli Serdang, pemahaman masyarakat mengenai mangrove masih perlu diperkuat, khususnya dalam menghubungkan fungsi ekologis mangrove dengan berbagai kemungkinan pemanfaatannya secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat wawasan masyarakat mengenai fungsi ekologis dan potensi pemanfaatan mangrove sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan konservasi. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi observasi awal, pertanyaan pemantik mengenai pengetahuan peserta, penyampaian materi, diskusi, pengenalan potensi pemanfaatan mangrove, demonstrasi, dan praktik penanaman. Kegiatan melibatkan 15 peserta yang terdiri atas nelayan, ibu rumah tangga, pemuda/pokdarwis, perangkat desa, dan mahasiswa, dengan dosen Pendidikan Antropologi Universitas Negeri Medan sebagai fasilitator, pemerintah desa sebagai mitra lokal, serta komunitas pemerhati lingkungan sebagai pendamping praktik penanaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses edukasi memperluas ruang pembicaraan peserta mengenai fungsi ekologis dan potensi pemanfaatan mangrove, sementara praktik lapangan memberikan pengalaman langsung dalam kegiatan konservasi. Sebanyak 1.350 bibit mangrove jenis Rhizophora ditanam di Pantai Alam Serdang Bahari, Desa Regemuk. Respons peserta terhadap kegiatan juga menunjukkan penerimaan yang sangat positif. Namun, pengenalan potensi ekonomi masih berada pada tahap wawasan awal karena belum ditemukan produk, usaha, kelompok usaha, aktivitas penjualan, maupun peningkatan pendapatan yang dapat dikaitkan dengan kegiatan. Selain itu, keberhasilan hidup bibit belum dapat ditentukan karena monitoring pascapenanaman belum dilakukan. Dengan demikian, kegiatan ini lebih tepat diposisikan sebagai tahap awal penguatan wawasan, pengalaman belajar, partisipasi konservasi, dan jejaring kolaborasi masyarakat yang memerlukan pendampingan dan monitoring lanjutan untuk mengembangkan dampak ekologis, ekonomi, dan kelembagaan secara berkelanjutan.