Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Freeze-Drying Microencapsulation of Ruellia tuberosa L. Extracts: A Comparative Study Using Different Polymers as Encapsulants Gunawan, Firza Rajasa; Ulfa, Siti Mariyah; Safitri, Anna
Indonesian Journal of Chemistry Vol 25, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.95246

Abstract

Ruellia tuberosa L. leaf and root extracts have been investigated for their biological activity and potential health advantages, including their antidiabetic, antioxidant, and antidiuretic qualities. This research evaluates the freeze-drying microencapsulation of R. tuberosa L. extracts using gum Arabic, maltodextrin, and their combination as coating materials. The resulting microcapsules were tested for encapsulation efficiency, biological activity, and controlled release. Characterization techniques included scanning electron microscopy (SEM), Fourier-transform infrared (FTIR) spectroscopy, and particle size analysis (PSA). The choice of encapsulant significantly influenced encapsulation efficiency, morphology, and biological activity. Microcapsules using a combination of gum Arabic and maltodextrin exhibited more spherical shapes and smaller particle sizes than those using either material alone. Alpha-amylase inhibition tests showed that microcapsules effectively inhibit the enzyme, with the coating combination performing best, followed by gum Arabic and then maltodextrin. All microcapsules exhibit moderate antioxidant activity, again in the same order. The active compound release was greater at pH 7.4 compared to pH 2.2 from 0 to 120 min. Therefore, freeze-drying microencapsulation with biodegradable polymers is a viable method for delivering the health benefits of R. tuberosa L. extracts, yielding a convenient powder form suitable for drug delivery systems.
Mikroenkapsulasi Berbasis Gum Arabik dari Ekstrak Air Pletekan (Ruellia tuberosa L.) dan Aktivitas Inhibisi Terhadap Alpha Amilase Gunawan, Firza Rajasa; Srihardyastutie, Arie; Roosdiana, Anna; Safitri, Anna
Indonesian Green Technology Journal Vol. 11 No. 2 (2022): Indonesian Green Technology Journal
Publisher : Sekolah Pascasarjana, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.igtj.2022.011.02.05

Abstract

Tanaman pletekan (Ruellia tuberosa L.) diketahui memiliki kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, fitosterol, sehingga diusulkan memiliki aktivitas biologis sebagai inhibitor enzim alpha-amilase. Mikroenkapsulasi merupakan metode yang dapat melindungi serta mengontrol pelepasan senyawa aktif. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan fabrikasi terhadap ekstrak air pletekan dengan menggunakan bahan penyalut gum Arabik dan menguji aktivitasnya sebagai inhibitor untuk enzim alpha-amilase, serta mengetahui karakter mikrokapsul ekstrak air pletekan yang dihasilkan. Mikroenkapsulasi dilakukan pada variasi pH (3, 4, 5, dan 6) dan waktu pengadukan (30, 60, 90, dan 120 menit). Kondisi optimum mikrokapsul ditentukan berdasarkan penentuan efisiensi mikroenkapsulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH 5 merupakan kondisi optimum dengan nilai efisiensi mikroenkapsulasi sebesar 51,3%. Sedangkan waktu pengadukan 90 menit merupakan kondisi optimum dengan nilai efisiensi mikroenkapsulasi sebesar 52,7%. Uji aktivitas inhibisi enzim alpha-amilase pada mikrokapsul dilakukan pada kondisi optimum menghasilkan nilai IC50 sebesar 71,61 µg/mL.. Karakterisasi menggunakan spektrofotometer FTIR menghasilkan bilangan gelombang 3401,51 cm-1 (O-H), 1608,77 cm-1 (C=C), dan 1081,07 cm-1 (C-O-C) yang menandakan terbentuknya mikrokapsul ekstrak air pletekan. Sedangkan hasil karakterisasi menggunakan SEM menunjukkan bahwa permukaan mikrokapsul yang dihasilkan masih heterogeny, dengan kecenderunagn berbentuk bulat, dan menghasilkan ukuran yang beragam berkisar antara 0,933 – 3,08 µm. Kata kunci: alpha-amilase, flavonoid, mikroenkapsulasi, pH, R. tuberosa L., waktu pengadukan