Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Tahun 2018-2023 Sahindra, Prya; Sundari, Sundari; Margiatin, Sri
INVESTASI : Inovasi Jurnal Ekonomi dan Akuntansi Vol. 2 No. 4 (2024): Artikel Penelitian
Publisher : Soratekno Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/investasi.v2i4.75

Abstract

Kinerja keuangan suatu daerah dapat menjadi indikator dari performa pemerintah daerahnya. Salah satu metode untuk menganalisis kinerja keuangan tersebut adalah dengan mengkaji rasio-rasio keuangan berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang telah ditetapkan dan dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Tahun 2018 – 2023. Metode penelitian pada penelitian ini dengan melakukan teknik Analisa data dengan menghitung beberapa rasio yang digunakan dalam analisis kinerja keuangan antara lain; Rasio Pertumbuhan Pendapatan, Rasio Derajat Desentralisasi, Rasio Kemandirian, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Pertumbuhan Belanja, Rasio Keserasian Belanja Operasi, Rasio Keserasioan Belanja Modal. Berdasarkan analisis kinerja keuangan selama lima tahun pada Kabupaten Penajam Paser Utara. Hasil penelitian menunujukkan rasio pertumbuhan PAD mengalami perkembangan rata-rata yang positf. Rasio Derajat Desentralisasi mengungkapkan bahwa Kabupaten Penajam Paser Utara hasil pengukuran kinerja desentralisasi fiskal terus berada dalam kategori sangat kurang. Rasio Efektivitas PAD menunjukkan kinerja cukup efektif dan masuk dalam kategori sangat efektif. Rasio Pertumbuhan Belanja mencerminkan peningkatan yang seimbang dengan pertumbuhan pendapatan meskipun ada fluktuasi. Rasio Keserasian Belanja Operasi menunjukkan kemampuan daerah penyangga IKN dalam mengalokasikan dana untuk belanja operasional secara optimal. Rasio Keserasian Belanja Modal menunjukkan alokasi lebih dari 20% belanja daerah untuk belanja modal sebagai modal investasi jangka panjang yang merupakan bagian dari kabupaten penyangga IKN.
Analisis Share and Growth serta Indeks Kemampuan Keuangan pada Kabupaten/ Kota di Kalimantan Timur Nazmi, Fadilatun; Sundari; Margiatin, Sri
INVESTASI : Inovasi Jurnal Ekonomi dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Soratekno Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/investasi.v4i1.234

Abstract

The financial performance of a region can serve as an indicator of the local government’s overall performance. One methode of analyzing such financial performance is by examining financial ratios based on the Regional Revenue an Expenditure Budget (APBD) that has been determined and implemented. This study aims to measure the financial performance of the local governments of the regencies and cities surrounding the New Capital City (IKN) in East Kalimantan Province during the periode 2020 – 2024. Several ratios used in the analysis of financial performace include Share and Growth, rhe Regional Financial Capability Maping, and the Financial Capability Index (IKK). Based on the financial performance analysis conducted over five years for the four regencies and cities supporting the New Capital City (IKN), the following results were obtained. The share ratio of Samarinda City during the five-year period 2020 – 2024 falls under the low category. The share ratios of Penajem Paser Utara Regency and Kutai Kartanegara Regency fall under the very low category. Meanwhile, Balikpapan City and Penajem Paser Utara Regency falls under the low category. Kutai Kartanegara Regency shows a moderate growth ratio, while Balikpapan City is categorized as very low. Based on the Share and Growth analysis within the Regional Financial Capability Maping, two regions are positioned in Quadrant IV (Samarinda City and Penajem Paser Utara Regency), one region in Quadrant II (Kutai Kartanegara Regency), and one region in Quadrant III (Balikpapan City). Based on the Financial Capability Index (IKK), three regions fall under the high financial capability category, while one region is categorized as moderate.