Adelia Salsabilla
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Prinsip Belajar Matematika Materi Translasi Titik di SMA Muhammadiyah 1 Jombang Kelas XI IPS: 10-20 Silvana Zahra Salsabila; Adelia Salsabilla; Dewi Fajar Nur Kumala Sari; Mohammad Syafiqur Rohman; Jauhara Dian Nurul Iffah
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2023): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/gammath.v8i1.225

Abstract

Pendidikan di Indonesia tidak dapat lepas dari peran seorang guru, selain bertugas untuk mentransfer ilmu juga bertugas untuk membentuk karakter siswa agar dapat dikatakan layak menjadi penerus masa depan. Mutu di bidang pendidikan mengacu pada proses dan hasil pendidikan itu sendiri. Proses pendidikan melibatkan berbagai input, berupa bahan ajar, metodologi, sarana, dan prasarana, dukungan administrasi, lingkungan kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prinsip belajar dalam materi transformasi geometri. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif untuk mengamati prinsip pembelajaran materi translasi titik di SMA Muhammadiyah 1 Jombang. Dalam Penelitian ini instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan pedoman wawancara Subyek pada penelitian ini adalah guru matematika SMA Muhammadiyah 1 Jombang. Hasil penelitian ini adalah penerapan prinsip pembelajaran dimana guru telah memberi perhatian dan motivasi kepada siswa sehingga muncul keaktifan pada saat proses pembelajaran. Hal ini dibuktikan oleh keterlibatan langsung siswa di dalam kelas seperti kemauan belajar, bertanya dan menjawab soal. Selain itu, guru juga terlihat memberikan pengulangan dan tantangan kepada siswa yang kemudian di akhiri dengan balikan dan penguatan yang akan menjadi akhir dari proses pembelajaran di SMA Muhammadiyah 1 Jombang.
Urgensi Pemenuhan Syarat Formil Dalam Pengujian Undang-Undang: Studi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 7/PUU-XXIV/2026 Eva Angelany; Lusy Liani; Mukhlas Adji Djalaludin; Azzahra Putri; Jovanka Azalia; Aquila Wajalla; Riza Achmad; Muhammad Haikal; Naquita Aurora; Adelia Salsabilla; Yuda Pratama; Syifa Azzahra; Garken Surya
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 4 (2026): JURRISH: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v5i4.9570

Abstract

The Constitutional Court has the authority to review laws against the 1945 Constitution in order to uphold constitutional supremacy and protect citizens’ constitutional rights. This study aims to analyze the importance of formal requirements in judicial review applications and the legal considerations of the Constitutional Court in Decision Number 7/PUU-XXIV/2026. This research uses a normative legal method with statutory and case approaches. The results show that compliance with formal requirements is essential to maintain legal certainty, orderly judicial proceedings, and the principle of due process of law. In the a quo decision, the Court declared the application inadmissible because the applicants failed to fulfill administrative requirements, namely signatures and supporting evidence. Therefore, formal requirements serve as an important basis for maintaining the legitimacy and effectiveness of constitutional adjudication. The decision also demonstrates that procedural compliance is an integral component of constitutional justice. Proper fulfillment of procedural requirements ensures equal treatment before the law, prevents procedural abuse, and enables the Court to examine substantive constitutional issues effectively. These findings strengthen public confidence in the judicial system and reinforce the rule.