Miftaqul Janah
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesantunan Berbahasa pada Komentar Warganet di Kanal Youtube Indonesia Lawyers Club: "Perang Sudah Dimulai, Pemilu 2024 Bakal Curang?": Kesantunana Berbahasa Kajian Pragmatik Miftakhul Huda; Miftaqul Janah
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 1 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i1.319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk tindak kesantunan berbahasa dalam dialog bersama acara Indonesia Lawyers Club (ILC) dengan tema “Perang sudah dimulai, pemilu 2024 bakal curang?” di kanal youtube ILC. Metode penelitian menggunakan deskripsi kualitatif. Data penelitian berupa komentar yang muncul di kanal youtube ILC, dengan teknik pengumpulan data berupa teknik baca, simak, dan catat. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 62 komentar yang mengandung tindak tutur ekspresif diantaranya ucapan terima kasih, menyalahkan, memuji, mengeluh, menyindir, dan mencaci. Dengan demikian penelitian ini diharapkan mampu dijadikan salah satu referensi pembelajaran dan diimplikasikan dalam mengidentifikasi informasi teks berupa kritik, sanggahan, atau pujian dari teks tanggapan kelas IX. Kata kunci: Kesantunan; bahasa; komentar ABSTRACT This study aims to identify forms of language politeness in dialogue with the Indonesia Lawyers Club (ILC) program with the theme "The war has started, the 2024 election will be fraudulent?" on the ILC youtube channel. The research method uses a qualitative description. Research data is in the form of comments that appear on ILC's YouTube channel, with data collection techniques in the form of reading, watching, and note-taking techniques. The results of the study found as many as 62 comments containing expressive speech acts including thanking, blaming, praising, complaining, satirizing, and berating. Thus this research is expected to be used as one of the learning references and has implications in identifying text information in the form of criticism, refutation, or praise from the response text of class IX.
Respon Siswa terhadap Pendekatan Whole Language dengan Media Pembelajaran Padlet pada Materi Menulis Nonfiksi Rossida Fatma Syahrulina Mubarokah; Miftaqul Janah
Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 1 (2025): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v10i1.3067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon siswa terhadap penerapan pendekatan whole language dengan media interaktif padlet pada materi menulis nonfiksi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Desain penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kuantitatif untuk menganalisis angket yang berisi respoon siswa yang melibatkan 25 siswa X KCS dengan 16 pernyataan dan 5 pilihan jawaban. Hasil dari angket tersebut menyatakan bahwa pembelajaran dengan menerapkan pendekatan whole language dengan media padlet memperoleh persentase 82% atau dapat dikatakan memperoleh respon sangat positif dari siswa. Secara keseluruhan diperoleh bahwa penggunaan pendekatan dan media tersebut dapat memotivasi dan menarik minat siswa untuk belajar. Oleh karena itu, seluruh persentase tiap-tiap aspek berada di atas 61% yang artinya pendekatan dan media ini efektif digunakan untuk pembelajaran bahasa Indonesia.