Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan imolementasi Metode Terjemah Lafdziyah yang digunakan dalam pembelajaran Al Qur’an di Majelis Tak’lim Robbaniy Jember. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan obyek penelitian pengajar dan anggota kajian di Majeis Ta’lim Robbaniy Jember. Mempelajari Al Qur’an merupakan kebutuhan umat Islam karena Al Qur’an adalah pedoman hidup dan sumber syariat Islam. Terjemah Al Qur’an terdiri dari dua metode, pertama adalah metode terjemah harfiyah atau lafdziyah dan yang kedua adalah metode terjemah maknawiyah. Terdapat perbedaan para ulama dalam penggunaan metode terjemah lafdziyah atau harfiyah, para ulama yang memperbolehkan dengan argumen agar informasi yang terkandung dalam Al Qur’an dapat lebih mudah dipahami sedangkan ulama yang melarang karena khawatir akan berkurangnya kemukjizatan Al Qur’an karena Al Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab. Namun umat Islam di Indonesia membutuhkan terjemah Al Qur’an untuk memudahkan mereka dalam mengerti arti ayat Al Qur’an. Metode terjemah Al Qur’an lafdziyah telah menjadi metode yang ditempuh di Indonesia untuk memudahkan dalam memahami ayat Al Qur’an. Metode terjemah lafdziyah ini juga telah diimplementasikan dalam kajian Al Qur’an di Majelis ta’lim Robbaniy Jember yang dituangkan dalam hand out pembelajaran dengan beberapa substansi pembahasan yang menjadi pegangan dari setiap anggota kajian. Dari implementasi metode ini anggota kajian merasakan kemudahan dalam mengerti makna yang terkandung dalam ayat Al Qur’an menapatkan banyak tambahan kosa kata baru dalam Bahasa Arab.