Muhammad Habibi Hamzah
STIT Al Ishlah Bondowoso

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Impelementasi Metode Terjemah Lafdziyah Pada Pembelajaran Al Qur’an di Majelis Ta’lim Robbaniy Jember Raadliyatush Shalihah; Muhammad Habibi Hamzah
TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 7 No. 1 (2024): TARLIM Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tarlim.v7i1.1094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan imolementasi Metode Terjemah Lafdziyah yang digunakan dalam pembelajaran Al Qur’an di Majelis Tak’lim Robbaniy Jember. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan obyek penelitian pengajar dan anggota kajian di Majeis Ta’lim Robbaniy Jember. Mempelajari Al Qur’an merupakan kebutuhan umat Islam karena Al Qur’an adalah pedoman hidup dan sumber syariat Islam. Terjemah Al Qur’an terdiri dari dua metode, pertama adalah metode terjemah harfiyah atau lafdziyah dan yang kedua adalah metode terjemah maknawiyah. Terdapat perbedaan para ulama dalam penggunaan metode terjemah lafdziyah atau harfiyah, para ulama yang memperbolehkan dengan argumen agar informasi yang terkandung dalam Al Qur’an dapat lebih mudah dipahami sedangkan ulama yang melarang karena khawatir akan berkurangnya kemukjizatan Al Qur’an karena Al Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab. Namun umat Islam di Indonesia membutuhkan terjemah Al Qur’an untuk memudahkan mereka dalam mengerti arti ayat Al Qur’an. Metode terjemah Al Qur’an lafdziyah telah menjadi metode yang ditempuh di Indonesia untuk memudahkan dalam memahami ayat Al Qur’an. Metode terjemah lafdziyah ini juga telah diimplementasikan dalam kajian Al Qur’an di Majelis ta’lim Robbaniy Jember yang dituangkan dalam hand out pembelajaran dengan beberapa substansi pembahasan yang menjadi pegangan dari setiap anggota kajian. Dari implementasi metode ini anggota kajian merasakan kemudahan dalam mengerti makna yang terkandung dalam ayat Al Qur’an menapatkan banyak tambahan kosa kata baru dalam Bahasa Arab.
Contextualization Of Hadith By Syuhudi Ismail As A Method Of Understanding Contemporary Hadith Raadliyatush Shalihah; Muhammad Habibi Hamzah
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i2.2044

Abstract

The study of the understanding or matan of hadith has become the focus of study of contemporary scholars after the discontinuity of transmission and the absence of new transmission. Unlike the classical scholars who focused on the study of the hadith, contemporary scholars discuss the meaning or content of the hadith because this is considered important to be understood and then practiced by Muslims. In the study of the meaning of hadith, many contemporary scholars contextualize hadith to bring the meaning of hadith closer to the current context. One of the Indonesian scholars of hadith who contextualized hadith is Syuhudi Ismail through his book Textual and Contextual Hadith of the Prophet by characterizing some of the traditions listed as temporal, universal and local traditions after analyzing the asbabul wurud and the existence of the 'illat of the hadith. This research uses a qualitative method, literature review by making the book by Syuhudi Ismail as the primary source and other scientific articles as secondary sources.