Patricia Ardanari
Fakultas Teknologi Industri - Program Studi Informatika

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Metode K-Nearest Neighbor untuk Mendeteksi Penyakit Kulit Wilson Saputra; Alb. Joko Santoso; Patricia Ardanari
Jurnal Informatika Atma Jogja Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Informatika Atma Jogja - MEI
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit kulit adalah sebuah penyakit dimana penderitanya akan merasakan sebuah kondisi saat lapisan luar tubuh mengalami sebuah gejala yaitu iritasi atau meradang. Beberapa dampak yang dapat disebabkan yaitu perih, memar, gatal. Penyakit kulit biasanya disebabkan oleh infeksi virus, jamur, parasit atau bakteri yang menjadi penyebab penyakit kulit yang umumnya. Skinease adalah sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat digunakan untuk membantu penderita penyakit kulit mendeteksi penyakit kulit apa yang dideritanya melalui gejala-gejala yang dirasakan. Penerapan metode untuk sistem mendeteksi adalah sebuah alternative online yang dapat digunakan untuk berjaga-jaga. Skinease menggunakan data training dan data testing untuk mencari K-Nearest Neighbor atau K-NN tetangga terdekat dari gejala-gejalanya untuk mendefinisikan penyakit apa yang diderita. Skinease menampilkan data penyakit, gejala, dan perhitungan persamaan untuk mencari k-nn. Skinease dikembangkan menggunakan MERN (MongoDB, Express, React, NodeJs). MongoDB sebagai database, NodeJs dan Express sebagai backend, dan React sebagai frontEnd. Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Kulit, Gejala, K-NN, Skinease
Pembangunan Sistem Pengelolaan Layanan Aktivitas Pariwisata di Dolano Natan Hari Pamungkas; Martinus Maslim; Patricia Ardanari
Jurnal Informatika Atma Jogja Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Informatika Atma Jogja - NOVEMBER
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era modern ini, masyarakat mengalami banyak tekanan karena dituntut untuk memenuhi kebutuhan industri. Salah satu cara untuk meredakannya adalah dengan berwisata. Salah satu produk dari wisata adalah aktivitas pariwisata. Kebutuhan masyarakat ini memiliki beberapa kendala seperti kurangnya informasi yang tersedia, infrastruktur yang kurang memadahi, dan keamanan yang kurang terjamin. Selain untuk meredakan stress, kegiatan ini juga berpotensi untuk menambah pemasukan daerah wisata. Untuk itu, solusinya adalah dengan pembangunan sistem pengelolaan layanan aktivitas pariwisata yang saling terintegrasi dan dapat memenuhi standar fasilitas dan keamanan dalam berwisata. Sistem ini dibangun menggunakan arsitektur microservices dan ditulis menggunakan bahasa pemrograman Python pada sisi backend dan Kotlin pada sisi Android.Kata Kunci: pariwisata, aktivitas wisata, dolano
Perancangan Animasi 3D Tempat Wisata Pos Lintas Batas Negara antara Indonesia dan Papua Nugini Marvel Arkha Tania; Paulus Mudjihartono; Patricia Ardanari
Jurnal Informatika Atma Jogja Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Informatika Atma Jogja - Mei
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jiaj.v3i1.5904

Abstract

Abstrak. Perkembangan teknologi telah menyebabkan dampak besar dalam arti positif, salah satu bidang yang terdampak yaitu bidang multimedia. Berkat berkembangnya teknologi, multimedia yang semula menggunakan media fisik untuk memberikan informasi sudah berganti menjadi media digital. Perkembangan teknologi juga berdampak pada berkembangnya jaringan internet, sehingga informasi yang dikirimkan melalui internet dapat diakses oleh masyarakat secara mudah dan efisien. Penggunaan multimedia seiring dengan perkembangan zaman dapat digunakan untuk mempromosikan atau memperkenalkan suatu tempat atau daerah, contohnya adalah penggunaan simulasi 3D mengenai tempat wisata yang berada di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw Jayapura, Papua. Simulasi 3D dapat memproyeksikan dengan baik dan jelas tentang gambaran dari bangunan dan objek wisata yang berada di PLBN. Berdasarkan pengujian yang dilakukan menggunakan proses wawancara dan kuesioner mengenai penerapan animasi dalam bentuk simulasi 3D ini, diperoleh hasil bahwa 70% responden sudah merasa sesuai dengan mekanisme pada simulasi dan 60% responden sudah merasa cukup puas mengenai simulasi secara keseluruhan.Kata Kunci: Teknologi, Simulasi 3D, PLBN Skouw, Tempat Wisata.