p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pengabdian Cendekia
Lanny Wattimena
Universitas Victory Sorong, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Melatih dan Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Pada Anak Era 4.0 Adolfina Putnarubun; Wiesje Ferdinandus; Lanny Wattimena; Samuel Y. Warella; Vantri P. Kelelufna; Valentino Latuperissa Sandra Dewi; Sinur Sitorus
Pengabdian Cendekia Vol. 1 No. 2 (2023): Vol. 1. No 2 (Desember 2023) Membangun Kecendekian: Transformasi Melalui Pengab
Publisher : Indonesian Scholars Global Forum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63107/g5dpka44

Abstract

Pembangunan bangsa merupakan tugas semua kalangan masyarakat Indonesia, termasuk di dalamnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa yang juga merupakan calon pemimpin masa depan. Untuk itu maka, generasi muda Indonesia perlu diberikan kesempatan untuk mengembangkan dirinya sesuai dengan potensi yang dimiliki sehingga dapat mampu menghadapi perkembangan dalam bidang teknologhi yang semakin pesat, sehingga terwujud sebuah tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik dan tercapai cita-cita bangsa. Dengan melihat konteks perkembangngan teknologi yang turut juga mempengaruhi pergaulan anak muda yang berdampak pada terwujudnya cita-cita bangsa, maka Tim PkM yang terdiri dari Dosen dan Mahasiswa membangun kerjasama dalam memberikan sumbangsi pikir dalam sebuah kegiatan Sosialisasi yang dilaksanakan di Pantai Asuhan Lentera Hidup yang terletak di Jl Malasom, Aimas. Kebupaten Sorong, dengan tujuan untuk membekali setiap generasi muda untuk mengenal dirinya, menemukan potensi diri dan memiliki konsep pikir yang baik tentang cita-cita yang harus diwujudkannya. Kegiatan Sosialisasi ini diusung dengan tema “melatih dan mengembangkan jiwa kepemimpinan pada anak era 4.0, sehingga besar harapan kami, dengan adanya kegiatan sosialisasi ini maka anak-anak dapat memiliki konsep diri yang matang untuk menjadi seorang pemimpin masa depan dan siap menghadapi perubahan dalam era teknologi yang semakin pesat.
Pendidikan Konservasi Bagi Siswa-Siswi SMTKN Diaspora Kabupaten Sorong Lanny Wattimena; Yetti S. Serkadifat; Amatus Turot; Herna Maay; Burmanus Alfons; Risna Masauna
Pengabdian Cendekia Vol. 1 No. 2 (2023): Vol. 1. No 2 (Desember 2023) Membangun Kecendekian: Transformasi Melalui Pengab
Publisher : Indonesian Scholars Global Forum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63107/y54esh50

Abstract

Pendidikan Konservasi merupakan usaha dalam menjaga keanekaragaman hayati yang bertujuan untuk mengenalkan alam kepada masyarakat sedini mungkin dan meningkatkan kesadaran mengenai alam di sekitar kita termasuk juga masalah-masalah yang ada, serta memahami nilai-nilai penting dan luhur mengenai sumber daya alam dan juga ekosistem yang ada. Sebagian besar masyarakat di Indonesia dan di Papua Barat Daya pada khususnya, masih belum memiliki perilaku peduli lingkungan, seperti masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah tidak sesuai dengan jenisnya antara tempat sampah organik dan anorganik. Sehingga perlu dilakukannya kegiatan sosialisasi tentang pendidikan konservasi bagi masyarakat khususnya pada anak-anak. Dengan demikian kami dari Program Studi Kehutanan Fakultas Ilmu Pertanian dan Lingkungan Universitas Victory Sorong merasa tertarik untuk melaksanakan Sosialisasi tentang “Pendidikan Konservasi Bagi Siswa-siswi SMTKN Diaspora Kabupaten Sorong”, dengan tujuan untuk mengubah perilaku dan sikap, serta meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kesadaran siswa-siswi tentang nilai-nilai lingkungan dan isu permasalahan lingkungan, yang pada akhirnya dapat berperan aktif dalam upaya pelestarian dan keselamatan lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan yang akan datang. Materi sosialisasi terdiri dari pengertian, tujuan, dan manfaat konservasi, upaya-upaya konservasi, serta contoh kawasan konservasi yang ada di Provinsi Papua Barat Daya. Kegiatan sosialisasi ini mendapat respon yang sangat baik dari pihak sekolah, dan diharapkan memberikan manfaat bagi siswa-siswi untuk mengetahui pentingnya pendidikan konservasi sejak dini untuk mengubah perilaku dan sikap dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kesadaran tentang pentingnya menjaga kelangsungan hidup keragaman spesies, menjaga dan melindungi ekosistem agar tetap indah, menarik dan unik, serta dapat memanfaatkan lingkungan seefisien mungkin.